This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Wonderful Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wonderful Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2019

Menikmati Keindahan Petilasan Gajah Mada

Sahabat Pesdu. Nggak terasa cepet banget di tahun 2019 ini kita udah sampe pada bulan ke 3. Udah lama nih nggak nulis di blog. Dari pada lama dan bikin bosen, langsung aja deh. Kali ini aku mau ngasih informasi wisata alam yang patut di kunjungi.

Lokasinya ada di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Di sana ada sebuah air terjun yang katanya menjadi air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan tertinggi kedua di Indonesia dengan tinggi 200 meter. Air terjun ini merupakan salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tepatnya di lereng Gunung Bromo.

Air terjun apaan sih? Dari tadi ngomong air terjun air terjun mulu. Tapi nggak ngasih tahu namanya apa.

Wait. Sabar.

Oke air terjun ini namanya Madakaripura. Asal nama Madakaripura sendiri diambil dari cerita tentang tanah perdikan milik mahapatih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. Nah, Air Terjun Madakaripura juga sering disebut Air Terjun Abadi. Alasannya air yang dialirkan oleh air terjun ini selalu melimpah dan tak pernah berkurang debitnya.

Air Terjun Madakaripura mulai dijadikan objek wisata pada tahun 1986. Air terjun Madakaripura berada di ujung lembah sempit berbentuk ceruk dikelilingi tebing curam yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya layaknya saat hujan. Bahkan 3 diantaranya terdapat air yang mengucur deras hingga membentuk air terjun.

Walaupun air terjun Madakaripura terletak diantara 2 kabupaten, namun akses jalan yang mudah ditempuh yakni dari Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Perjalanan menuju lokasi air terjun sangat indah dan memanjakan mata. Banyaknya pohon-pohon besar menjadikan udaranya segar. Ditambah lagi melewati sungai-sungai. Untuk bisa sampai kesana, dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam.

Waktu yang pas untuk mengunjungi wisata ini adalah di pagi hari. Selain cuaca yang masih sejuk dan sepi, sahabat juga akan memiliki waktu yang panjang untuk berada di lokasi air terjun.

Perlu diingat, jangan datang saat musim penghujan. Karena air terjun utama pada tempat wisata ini mempunyai aliran dari sungai yang sewaktu-waktu volumme debitnya berubah deras. Sebenarnya kalau sahabat datang kesini tiba-tiba turun hujan, akan ada petugas yang berjaga di sebuah rumah yang dijaga secara 24 jam yang nanti bertugas memantau keadaan di sungai tersebut dan akan menginformasikan pada petugas yang berada di kawasan air terjun utama untuk segera mengevakuasi wisatawan. Jadi mampu meminimalisir bahaya yang tidak diinginkan.

Untuk bisa masuk objek wisata ini, sahabat harus membayar sekitar Rp 11.000,-/orang.  Wisatawan akan ditawari memakai jasa guide lokal dengan biaya seikhlasnya. Hal ini sangat dianjurkan mengingat jalur yang dilewati cukup berbahaya akan bebatuan atau pohon yang terkadang bisa jatuh dari atas lembah.

Buat sahabat yang datang dari Probolinggo, sahabat bisa naik bus arah Tongas. Sampaikan tujuan sahabat pada kondektur kalau sahabat ingin mengunjungi Air Terjun Madakaripura. Jadi kalau sudah sampai pertigaan Tongas kondekturnya akan ngasih tahu sahabat. Jaga-jaga supaya tidak kebablasan. Kalau sahabat sudah sampai di pertigaan Tongas, sahabat harus melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkot.

Oh iya, Jangan lupa gunakan sandal gunung untuk kenyamanan selama mencapai objek wisata Air Terjun Madakaripura. Dan juga, karena aliran air terjun cukup deras, sehingga tercipta hujan disekitar air terjun, maka sahabat harus menyiapkan baju ganti, atau tidak bawa jas hujan/payung.

Selamat berlibur...


Share:

Kamis, 11 Januari 2018

Wisata Indonesia Malang : Coban Sewu

Wow...! ternyata di Indonesia ada air terjun seperti air terjun Niagara yang ada di perbatasan AS dan Kanada. Air terjun di Indonesia ini juga berada di perbatasan dua kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Malang dan Lumajang. Air terjun tersebut bernama Coban Sewu. Coban artinya air terjun dan Sewu artinya seribu.



Coban sewu terletak di Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang. Sedangkan di Kabupaten Lumajang berda di Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo. Coban sewu membentang membentuk setengah lingkaran dengan jarak sekitar 500 meter. Dan memiliki banyak aliran air di sepanjang tebing. Dan juga ada sebuah sungai yang menjadi jalur utama lahar dingin yang mengalir dari Gunung Semeru.

Bagi anda yang berminat dengan keindahan alam dari air terjun, maka anda harus menyiapkan energi untuk bisa sampai ke Coban Sewu. Anda bisa masuk dari Lumajang atau dari Malang. Tiket di masing-masing tempat masuk dijual dengan harga yang sama yakni sebesar Rp 5000,-
Bagi anda yang membawa motor, maka anda akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5000,- dan jika anda membawa mobil anda harus membayar sebesar Rp 10.000,- untuk biaya parkirnya.

Jika anda datang dari Malang, anda bisa turun langsung ke bawah air terjun tanpa harus mengeluarkan biaya lagi untuk membeli tiket. Tapi jika anda datang dari Lumajang, anda harus membeli tiket lagi di pos perbatasan kabupaten Malang sebesar Rp 5000,-

Tempat yang tepat melihat Coban Sewu yang ada di Lumajang disebut Panorama. Anda dapat melihat keseluruhan air terjun dari ketinggian yang sempurna di tempat tersebut. Jika anda ingin ke Panorama anda harus menempuh jarak sekitar 300 meter dari lokasi parkir.

Anda bisa saja berhenti di panorama hanya sekedar melihat Coba Sewu sembari mendengarkan suara gemericik air. Selain berjalan menapaki anak tangga yang terbuat dari bambu dan kayu, nantinya anda akan melewati aliran air terjun yang mengalir di bebatuan tebing.

Perjalanan dari panorama menuju ke bawah Coban Sewu dapat ditempuh dalam keadaan santai sekitar 45 menit dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer.
Untuk sekarang, panorama hanya ada di Lumajang. Sedangkan di Malang belum ada lokasi seperti panorama yang ada di Lumajang. Jalur turun menuju Coban Sewu tidak jauh berbeda dengan Lumajang. Namun jarak tempuh tidak terlalu lama yakni sekitar 30 menit jika dalam keadaan santai.

Sudah siapkah anda berpetualang ke Niagara-nya Indonesia??? :v
Siapkan tenaga dan bekal makanan minuman anda ya... Jika lupa membawa bekal anda juga bisa membeli di toko yang ada di pintu masuk menuju Coban Sewu. Happy Vacation.... :-)
Share:

Selasa, 09 Januari 2018

Waduk Gunung Rowo : Pesona Peninggalan Penjajah Belanda

Hola guys, kali ini admin mau bahas tentang salah satu wisata peninggalan penjajahan Belanda yang ada di Pati. Menurut catatan Kantor Dinas Permukiman dan Prasarana Daerah setempat, Waduk dibangun pada masa Pemerintah Belanda yang mampu menampung air sebanyak kurang lebih 5,5 juta meter kubik. Waduk ini sudah lama digunakan untuk menampung air untuk mengairi area pertanian.
Baca juga :
Serunya bermain di Lorodan Semar Kayen
Kebun Buah Naga Jollong Pati

Selain berfungsi untuk menampung air, Waduk Gunung Rowo juga cukup ramai dikunjungi wisatawan untuk sekedar berlibur bersama keluarga. Waduk Gunung Rowo dikelilingi bukit dan juga berlatar belakang Gunung Muria, sehingga membuat Waduk Gunung Rowo nampak eksotis.

Kalian bisa melihat keeksotisannya ketika kalian berada di area taman yang memang didesain lebih tinggi dari bidang waduk pada umumnya. Kalau ingin mengelilingi waduk, kalian bisa berjalan baik menggunakan motor atau jalan santai di sekeliling jalan yang mengitari waduk ini. di sepanjang jalan tersebut, kalian bisa menemukan tempat peristirahatan dan warung-warung yang menyediakan beraneka makanan. Jadi jangan takut kelaparan kalau kalian lagi main kesini.

Untuk bisa kesini, pengunjung harus membeli tiket masuk seharga Rp 2000,- . Saat liburan datang, waduk gunung rowo cukup ramai pengunjung. Dan untuk weekend, waduk ini banyak dikunjungi oleh penduduk sekitar baik itu sekedar nongkrong atau memancing di pinggiran waduk gunung rowo.

FYI, pada tahun 2015 lalu, Waduk Gunung Rowo sempat mengalami insiden karena salah satu saluran mengalami kebocoran sehingga membuat air tampungan yang ada di waduk mengering. Namun untuk sekarang Waduk Gunung Rowo sudah kembali seperti semula.

Jika anda datang dari arah kota Pati, dapat melewati daerah Tlogowungu ke arah Jolong. Kisaran waktu tempuh dari Pati ke Waduk Gunung Rowo kira-kira 30 menit. Ayo ajak teman-teman atau keluargamu untuk menikmati keindahan peninggalan dari masa penjajahan Belanda.

Share:

Minggu, 14 Mei 2017

Telaga Warna Wonosobo : Keindahan yang Menawan

Telaga Warna Dieng merupakan salah satu wisata yang ada di kawasan dataran tinggi Dieng. Telaga Warna menjadi destinasi wisata alam yang sangat populer. Hal ini dipengaruhi oleh keindahannya yang mempesona setiap mata yang memandangnya. Tak heran jika Telaga Warna menjadi objek wisata andalan Kabupaten Wonosobo.

Telaga Warna bukan hanya sebuah nama. Namun, ada fenomena menakjubkan yang melatarbelakangi nama tersebut. Air yang ada dalam telaga tersebut sering mengalami perubahan warna yang unik. Adakalanya berwarna hijau, kuning, merah, atau kombinasi dari warna tersebut sehingga tampaklah warna pelangi yang menghiasi telaga tersebut. Tentu ada ilmu yang dapat menjelaskan fenomena tersebut. Hal ini sebabkan karena air telaga yang mengandung kadar belerang sangat tinggi sehingga saat terkena pantulan sinar matahari akan memantulkan cahaya berwarna-warni.


Selain penampakan airnya yang unik, suasana alam yang ada disekitar Telaga Warna cukup menawan hati (eaaaa....). Bukit-bukit tinggi yang menjulang mengelilingi area telaga, menjadi pesona lain yang tak kalah menawan saat berada di lokasi Telaga Warna. Waktu yang tepat bagi wisatawan berkunjung ke telaga warna adalah saat pagi hari. Banyak wisatawan yang mengagendakan datang ke Telaga Warna setelah berkunjung dari Sikunir agar dapat menikmati waktu terbaik.

Selain dimanfaatkan sebagai objek wisata, Telaga Warna juga mejadi sumber air bagi lahan pertanian yang ada di Dieng dengan komoditas unggulannya yakni kentang. Untuk bisa mencapai tempat wisata ini, anda tidak perlu khawatir dengan akses jalannya. Karena infrastruktur jalan menuju Telaga Warna dalam kondisi sangat baik. Jika anda sedang berada di pusat Kabupaten Wonosobo, langsung saja menuju arah utara; Wonosobo - Dieng. Butuh waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam dengan jarak kurang lebih 30 kilometer.
Share:

Labuan Cermin : Pesona Danau 2 Rasa di Pesisir Timur Kalimantan

Labuan cermin merupakan nama danau yang terletak di Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Danau ini terkenal karena keunikannya, yakni memiliki 2 rasa air yang pertama ada air tawar pada permukaan dan air asin pada bagian bawahnya. Dan uniknya lagi, kedua jenis air ini tidak bercampur sama sekali. Wow... unik ya?
Selain keunikannya, danau ini juga terkenal karena airnya yang jernih. Warna biru kehijauan yang menghiasi danau ini, membuat dasar danau terlihat jelas, termasuk biota air di dalamnya seperti karang dan beragam jenis ikan. Biota air tersebut dapat dinikmati dengan mata telanjang. Yang perlu kalian ketahui lagi, danau Labuan Cermin memiliki diameter ± 100 m dengan kedalaman mencapai 4 - 5 meter.
Jalur menuju Labuan Cermin tidaklah sulit. Jika kamu berangkat dari daerah Kalimantan, bisa menggunakan kendaraan darat seperti mobil dan motor. Jika berangkat dari luar Kalimantan, dapat  menggunakan pesawat dengan tujuaan pendaratan di Bandara Kalimarau, Berau. Jika kondisi jalan kering, dari bandaara dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama 7 jam. Tetapi dari Berau tidak terdapat angkutan reguler, sehingga untuk mencapai lokasi harus menyewa mobil dengan harga Rp 800.000,- untuk sekali jalan.

Untuk mencapai sumber Danau Labuan Cermin, masih harus menggunakan perahu motor dari pelabuhan tradisional. Harga sewa perahu motor dengan kapasitas 10 orang yaitu Rp 100.000,- untuk antar jemput. Untuk samapi ke lokasi membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Ketika berada di sumber danau pengunjung dapat melakukan aktivitas seperti berenang dan menyelam.

Di dermaga tempat penyebrangan terdapat toko penyewaan alat berenang dan alat menyelam. Terdapat tempat penyewaan perahu air yang memiliki kaca transparan di bawahnya. Jika merencanakan berlibur lebih lama, warga sekitar menyediakan penginapan dengan tarif sebesar Rp 50.000,- hingga Rp 150.000,- per malam. Di kawasan ini belum dilengkapi fasilitas penunjang seperti pemandu wisata, tempat istirahat, toilet dan mesin ATM.
Share:

Farmhouse Lembang : Wisata Nusantara Bercitarasa Eropa

Hai guys... Kembali lagi bareng author keceh (:p narsis) Kali ini author mau berbagi pengalaman berliburku di Bandung (10 Mei 2017) tepatnya di Farmhouse Susu Lembang yang berlokasi di Jalan Raya Lembang no. 108 Lembang Bandung Barat.

Farmhouse Lembang dibuka sejak Desember 2015 silam. Kondisi alam yang indah nan sejuk membuat pengunjung nyaman dan ingin berlama-lama di sini. Konsep wisata yang diusung pun membuat para pengunjung seakan-akan berada di luar negeri. Pasalnya Farmhouse Lembang memiliki nuansa Eropa yang menjadikan tempat ini memiliki banyak peminat baik dari masyarakat lokal (bandung) atau dari luar daerah.
Tiket masuk menuju Farmhouse Lembang bisa ditukar dengan 1 cup susu sapi atau 1 sosis bakar yang lezat. hmmmm nikmat banget welcome drinknya. Harus dicoba nih guys 'Welcome Drink' nya. Kenapa? soalnya bisa menemani kamu saat berkeliling farmhouse. Kalo haus, tinggal nyruput deh.... wkwkwkwk :v

Farmhouse Lembang memiliki peternakan mini dan pengunjung bisa berinteraksi (memberi makan, atau berswafoto) bareng si embek (kambing), kelinci (itu yang author lihat kemarin). Tapi menurut artikel-artikel yang telah saya baca mengenai Farmhouse Lembang, memiliki koleksi satwa diantaranya; Iguana, Angsa, Kelinci, Kambing, Burung dan lain-lain.

Di sana saya juga mengabadikan momen dengan beroto di rumah Hobbit ala Hobbiton yang ada di New Zealand. Mau ambil foto aja nyampe antri lhooo... Karena setiap pengunjung yang datang ke Famhouse Lembang pasti berfoto di salah satu spot foto ini.

Tak hanya spot wisata Eropa yang bisa kamu nikmati. Bagi kamu kaum hawa bisa nih merasakan sensasi menjadi wanita Eropa dengan mengenakan pakaian khas Eropa yang bisa sewa di tempat dan digunakan berkeliling seluruh area Farmhouse. hmmm tentunya sensasi Eropa-nya akan lebih terasa.

Nah... ini Gembok Cinta guys... buat kalian yang datang kesini bareng pasanganmu, bisa nih pasang gembok yang bertuliskan namamu sama pasanganmu di tempat yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. unch unch...
Demikian cerita pengalaman author terkait wisata Farmhouse Lembang ^^. Yuk yang sekarang lagi berkunjung ke Bandung, bisa tuh mampir ke Lembang.

Nantikan informasi baru terkait tempat wisata yang recomended. Salam Pesona Dunia.
Share:

Jumat, 05 Mei 2017

Wisata Indonesia Klaten : Umbul Manten

Banyak destinasi wisata alam yang ada di Klaten. Salah satunya Umbul Manten, 'Umbul' memiliki arti kolam alami. Umbul Manten memiliki air jernih dan segar. Kolam  ini terletak di Dusun Sidowayah, Polanharjo, Kabupaten Klanten. 


Suasana di Umbul Manten masih alami. Banyak pepohonan besar yang ada di sekitar kolam ini. Panorama sawah hijau menambah keasrian pemandangan. Saking jernihnya air yang ada di kolam ini, membuat bebatuan yang ada di dasar kolam terlihat jelas.

Karena kolam ini tidak terlalu dalam, biasanya anak-anak setempat melakukan loncatan langsung ke Umbul Manten dari sebuah bangunan berbentuk tembok kotak. Selain berenang, pengunjung juga bisa menangkap ikan. Cukup dengan membayar Rp 2.500,- anda sudah disediakan jaring untuk menangkap ikannya dan hasil tangkapan boleh dibawa pulang.

Umbul Manten sudah ada selama 8 tahun yang lalu. Namun, di tahun 2016 kolam ini mulai ramai pengunjung. Kolam ini pun sering digunakan sebagai lokasi syuting. Untuk bisa memasuki kolam ini, pengunjung harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 4.000,- /orang. Bagi anda yang membawa mobil dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5.000,- dan Rp 2.000,- untuk kendaraan roda dua.

Akses Menuju Umbul Manten
Jika anda kebetulan dari Solo, silahkan anda mampir ke Umbul Manten. Dari jalan Solo-Jogja, sebelum masuk pertigaan Pakis Delanggu, anda akan melihat penunjuk jalan menuju obyek wisata pemancingan ikan Janti. Jangan ke kiri tapi ambil jalan lurus. Perlahan saja, sebab Umbul Manten berada di sisi kiri, pastikan anda bertanya kepada penduduk sekitar. Karena jika anda malu bertanya, maka siap-siaplah untuk tersesat di jalan nantinya.
Share:

Senin, 01 Mei 2017

Wisata Indonesia Jepara : Karimunjawa


Karimunjawa merupakan rantai pulau yang membentang di arah barat laut 83 kilometer dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Nama Karimunjawa diambil dari bahasa Jawa 'Kremun kremun saking tanah jawi.' Kalimat tersebut diucapkan dari salah seorang tokoh wali songo ketika beliau menggambarkan seberapa jauh kepulauan mini ini di Jawa, tepatnya dari Semarang dan Jepara.

Karimunjawa menjadi kawasan konservasi laut dengan hutan mangrove, pantai dan terumbu karang. Disekitar kepulauan ini terdapat juga penyu laut. Sedangkan rusa dan trenggiling juga dapat anda lihat di darat. Untuk situs penyelaman terdapat bangkai kapal yang terletak di dekat Pulau Kemujan.


Akses menuju Karimunjawa dari Semarang
Jika anda berniat berangkat dari Semarang (Pelabuhan Tanjung Mas), anda bisa menaiki Kapal Motor Cepat (KMC) Kartini 1 dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Adapun tarif transportasinya sekitar Rp 133.000 untuk kelas bisnis dan Rp 153.000 untuk kelas eksekutif. Adapun jadwal keberangkatan di hari Sabtu, jam 09.00 WIB (jadwal keberangkatan dari Semarang). Dan pada hari Minggu berangkat di jam 13.00 WIB (keberangkatan dari Karimunjawa).


Akses menuju Karimunjawa dari Jepara
Jalur kedua yaitu dari Jepara (Pelabuhan Kartini) anda dapat menaiki Kapal Express Bahari 2 C atau Kapal Express Bahari Cantika 89. Waktu tempuhnya adalah sekitar 2 jam. Untuk tarifnya anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp 150.000 untuk kelas bisnis dan open cabin, Rp 150.000 untuk kelas eksekutif dan 175.000 untuk kelas VIP. Adapun jadwal keberangkatannya sebagai berikut;
-Keberangkatan dari Jepara-
Senin dan Selasa di jam 08.00 WIB
Jum'at di jam 09.00 WIB
Sabtu di jam 10.00 WIB

-Keberangkatan dari Karimunjawa-
Senin dan Rabu, jam 11.00
Sabtu jam 07.00
dan Minggu jam 11.00
Share:

Sabtu, 29 April 2017

Wisata Indonesia Semarang : Puri Maerakaca

Puri Maerakaca atau lebih dikenal dengan Maerokoco merupakan pusat rekreasi Taman Budaya Provinsi Jawa Tengah. Terletak di Kawasan PRPP Jawa Tengah, Marina Tawang Mas Semarang. Di sini terdapat 35 anjungan di mana tiap anjungannya mencerminkan tiap kabupaten dan kotamadya yang ada di Jawa Tengah. Dengan kata lain Maerokoco merupakan taman mininya Jawa Tengah.

Maerokoco
Dulu, Maerokoco merupakan obyek wisata andalan di kota Semarang. Setelah cukup lama Maerokoco pun mulai diperbaiki. Dan sekarang telah menjadi obyek wisata alternatif untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun orang terdekat lainnya.

semarang

Nama Puri Maerakaca, diambil dari cerita pewayangan, pada salah satu bagian cerita Mahabarata, dimana dalam cerita tersebut di khayangan terdapat sebuah taman paling indah berisi seluruh keindahan taman yang ada di muka bumi, yaitu Taman Maerakaca.
wisata semarang
Bagi Anda yang ingin pergi berwisata ke tempat ini, langsung datang aja ke Jl. Anjasmoro, Tawang Mas Semarang. Maerokoco dibuka mulai dari jam 8 pagi sampai dengan jam 6 sore. Cukup membayar Rp 10.000 untuk tiket masuk anda sudah bisa menikmati keindahan yang ada di dalam Puri Maerakaca. Happy Vacation.

Share:

Jumat, 28 April 2017

Wisata Indonesia Kudus : Destinasi Wisata Religi "Makam Sunan Kudus"

Kabupaten Kudus merupakan salah satu kabupaten yang ada di propinsi Jawa Tengah. Kudus terletak di jalur pantai timur laut Jawa Tengah antara kota Semarang dan kota Surabaya.

Kudus dikenal sebagai kota kretek karena Kudus merupakan kota penghasil rokok terbesar di Jawa Tengah. Kudus juga dikenal sebagai kota santri. Kudus menjadi pusat perkembangan Islam pada abad pertengahan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya tiga makam sunan/wali yakni Sunan Kudus, Sunan Muria dan Sunan Kedu.



Edisi pesdu kali ini akan membahas mengenai wisata religi yang ada di Kudus, salah satunya adalah makam sunan kudus. Sunan kudus merupakan salah satu dari wali/sunan yang terkenal dengan nama Wali Songo. Sejatinya, sunan kudus bukanlah penduduk asli kudus. Beliau lahir di Al-Quds Palestina. Bersama ayah, kakek dan kerabatnya beliau hijrah ke tanah jawa.

Masjid Menara Kudus

Sunan kudus melakukan pendekatan kultural dalam menyebarkan ajaran islam di jawa khususnya Kudus. Hal ini terlihat jelas dengan dibangunnya Menara Kudus. Sunan kudus terkenal sebagai seorang wali yang toleran, ahli ilmu, seniman dan berkharismatik.

Beliau wafat di tahun 1550 masehi atau 958 hijriyah dan kemudian beliau dimakamkan di samping masjid menara kudus yaitu di desa Kauman Kecamatan kota Kabupaten Kudus. Hingga sekarang, makam beliau taak pernah sepi dari para peziarah yang datang dari berbagai daerah.

Pada bulan Suro (Muharram) terdapat beberapa acara yang ada di area makam sunan kudus. Salah satunya upacara buka luwur, pembuatan serta pembagian nasi bungkus yang hanya ada di bulan tersebut.

Tradisi Suronan

Selain di bulan Muharram, bulan suci Ramadhan juga terdapat tradisi dandangan. Pada bulan ini, anda harus memarkir kendaraan agak jauh dari area makam karena saking padatnya peziarah. Sehingga anda harus rela berjalan jauh untuk sampai ke lokasi makam.

Untuk memasuki makam sunan kudus, anda harus melewati sebuah pintu yang terkenal sebagai lawang kembar atau dalam bahasa indonesia berarti pintu kembar yang menurut penduduk setempat terdapat mitos tersendiri mengenai pintu tersebut.

Untuk mengabadikan momen bahwa anda pernah berkunjung ke makam sunan kudus, anda dapat mengambil foto bersama rombongan anda di depan kompleks area. Anda juga bisa menyewa jasa tukang foto yang ada di area tersebut. Jika anda ingin membawa oleh-oleh kepada kelurga yang ada di rumah, tak perlu khawatir. Karena banyak toko yang menjual souvenir dan oleh-oleh khas Kudus di area makam sunan kudus.
Share:

Rabu, 26 April 2017

Wisata Indonesia Pati : Lorodan Semar


Pati memang menjadi Kabupaten yang memiliki keberagaman alamnya. Dari Gunung dan Laut pun menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dijelajah. Dan kali ini aku mau memberikan info dari salah satu wisata alam yang ada di Pati. Setelah saya memposting mengenai Agrowisata Kebun Buah Naga yang ada di Jolong Kecamatan Gembong, Kali ini saya akan memberikan info mengenai Prosotan Semar yang ada di Kayen.


Baca juga :
Wisata Indonesia Pati : Kebun Buah Naga

Prosotan Semar merupakan air terjun kecil yang berada di desa Sumbersari Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Alasan tempat ini diberi nama "Prosotan Semar" karena bentuk bagian dasar sungai memiliki gundukan batu besar yang mirip dengan permainan prosotan dan juga mirip dengan bokong semar ^^.

Air yang melewati gundukan batu ini seperti air terjun dengan 3 tingkat yang indah dipandang mata. Kebanyakan orang yang menghabiskan waktu liburannya selalu melakukan atraksi merosot dari atas batu tersebut menuju sungai yang ada di bawahnya. Tentu akan ada kenangan tersendiri yang bisa kita dapatkan lagi di tempat ini.

Kayen

Air yang jernih dan derasnya arus yang mengalir dari atas bukit membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di sana. Terkadang tempat ini pun digunakaan sebagai lokasi camping bagi para pecinta alam.

Untuk dapat masuk ke obyek wisata ini, kalian cukup membayar biaya parkir sebesar Rp 2.000,- untuk setiap sepeda motor yang dititipkan warga. Diharapkan Prosotan Semar ini selalu terjaga kebersihannya dan terdapat fasilitas pendukung sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan.

Share:

Selasa, 25 April 2017

Wisata Indonesia Bali : Destinasi Wisata Terbaik Dunia

Bali

Wow keren.... Tripadvisor telah merilis destinasi wisata terbaik yang menjadi pilihan traveler di seluruh dunia dan hasilnya adalah Bali menjadi tujuan terbesar bagi para traveler. Hal ini pun menjadikan pulau Bali mendapatkan predikat World’s Best Destination 2017 TripAdvisor, di tahun 2015 pulau Bali juga memperoleh predikat sama. Setidaknya predikat ini bakal disandang pulau Bali selama setahun selama tahun 2017.

Yang menjadi tolak ukur penilaian adalah dari segi pilihan pelayanan, objek atau atraksi wisata, akomodasi dan kemudahan akses. Bali telah mengalahkan top 5 destinasi wisata kelas dunia seperti London : Inggris, Paris : Perancis, Roma : Italia, dan New York : Amerika Serikat.


Menurut Tripadvisor, Bali dikatakan sebagai surga Indonesia yang terasa seperti fantasi. Rendam matahari di hamparan pasir putih halus, atau komune dengan makhluk tropis saat Anda menyelam di sepanjang tepian karang atau bangkai kapal Perang Dunia II yang penuh warna. Di pantai, tempat penampungan hutan rimbun kuil batu dan monyet nakal. "Modal artistik" Ubud adalah tempat yang tepat untuk melihat pertunjukan tarian budaya, naik bengkel batik atau perbenihan perak, atau menyegarkan pikiran dan tubuh Anda dalam kelas yoga.
Share:

Definition List

Unordered List

Support