This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Wisata Pilihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Pilihan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2018

Ngabuburit ke Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah adalah salah satu masjid termegah di Indonesia. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006. Kompleks masjid terdiri dari bangunan utama seluas 7.669 m2 dan halaman seluas 7.500 m2.  Masjid Agung Jawa Tengah terletak di jalan Gajah Raya, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.
Masjid yang dapatmenampung jamaah sampai sekitar 15.000 ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono, pada tahun 2006. Upacara peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti setinggi 3,2 m dan berat 7,8 ton yang terletak di depan masjid. Prasasti terbuat dari batu alam yang berasal dari lereng Gunung Merapi.
Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Jawa Tengah juga merupakan obyek wisata terpadu pendidikan, religi, pusat pendidikan, dan pusat aktivitas syiar Islam. Dengan berkunjung ke masjid ini, pengunjung dapat melihat keunikan arsitektur masjid yang merupakan perpaduan antara arsitektur Jawa, Roma dan Arab.



Arsitektur Jawa terlihat pada beberapa bagian, misalnya pada bagian dasar tiang masjid menggunakan motif batik seperti tumpal, untu walang, kawung, dan parang-parangan. Ciri arsitektur Timur Tengah (Arab) terlihat pada dinding masjid yang berhiaskan kaligrafi. Selain itu, di halaman Masjid Agung Jawa Tengah terdapat 6 payung hidrolik raksasa yang dapat membuka dan menutup secara otomatis yang merupakan adopsi arsitektur bangunan Masjid Nabawi yang terdapat di Kota Madinah. Masjid ini juga sedikit dipengaruhi gaya arsitektur Roma. Gaya itu nampak pada desain interior dan lapisan warna yang melekat pada sudut-sudut bangunan.
Selain bangunan utama masjid yang luas dan indah, terdapat bangunan pendukung lainnya. Bangunan pendukung itu di antaranya: auditorium di sisi sayap kanan masjid yang dapat menampung kurang lebih sekitar 2.000 orang. Auditorium ini biasanya digunakan untuk acara pameran, pernikahan dan kegiatan-kegiatan lainnya. Sayap kiri masjid terdapat perpustakaan dan ruang perkantoran yang disewakan untuk umum. Halaman utama masjid yang terdapat 6 payung hidrolik juga dapat menampung jamaah sebanyak 10.000 orang.
Keistimewaan lain masjid ini berupa Menara Asmaul Husna (Al Husna Tower) dengan ketinggian 99 m. Menara yang dapat dilihat dari radius 5 km ini terletak di pojok barat daya masjid. Menara tersebut melambangkan kebesaran dan kemahakuasaan Allah. Dipuncak menara dilengkapi teropong pandang. Dari tempat ini pengunjung dapat menikmati udara yang segar sambil melihat indahnya Kota Semarang dan kapal-kapal yang sedang berlalu-lalang di pelabuhan Tanjung Emas.
Di masjid ini juga terdapat Al qur`an raksasa tulisan tangan karya H. Hayatuddin, seorang penulis kaligrafi dari Universitas Sains dan Ilmu Al-qur`an dari Wonosobo, Jawa Tengah. Tak hanya itu,
ada juga replika beduk raksasa  yang dibuat oleh para santri Pesantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas, Jawa Barat.


Di area Masjid Agung Jawa Tengah terdapat berbagai macam fasilitas seperti perpustakaan, auditorium, penginapan, ruang akad nikah, pemandu wisata, museum kebudayaan Islam, cafe muslim, kios-kios cenderamata, buah-buahan, dan lain-lain. Selain itu, terdapat juga berbagai macam sarana hiburan seperti air mancur, arena bermain anak-anak, dan kereta kelinci yang dapat mengantarkan pengunjung berputar mengelilingi kompleks masjid ini.
Untuk memasuki kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, pengunjung tidak dipungut biaya. Namun, jika pengunjung ingin memasuki area tertentu seperti Menara Asmaul Husna, pengunjung diwajibkan membayar Rp 3.000 per orang untuk jam kunjungan antara pukul 08.00-17.30 WIB. Dan apabila pengunjung datang pada jam 17.30-21.00 WIB tarif tersebut meningkat menjadi Rp 4.000 per orang. Bagi pengunjung yang ingin menggunakan teropong yang terdapat di Menara Asmaul Husna itu, maka pengunjung harus mengeluarkan ongkos tambahan sebesar Rp 500,- per menit.

Pada saat liburan, masjid banyak di kunjungi wisatawan yang berasal dari berbagai daerah. Bahkan beberapa turis manca negara, khususnya muslim banyak yang meluangkan waktu berkunjung ke masjid ini untuk beribadah sekaligus berwisata.
Share:

Kamis, 11 Januari 2018

Wisata Indonesia Malang : Coban Sewu

Wow...! ternyata di Indonesia ada air terjun seperti air terjun Niagara yang ada di perbatasan AS dan Kanada. Air terjun di Indonesia ini juga berada di perbatasan dua kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Malang dan Lumajang. Air terjun tersebut bernama Coban Sewu. Coban artinya air terjun dan Sewu artinya seribu.



Coban sewu terletak di Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang. Sedangkan di Kabupaten Lumajang berda di Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo. Coban sewu membentang membentuk setengah lingkaran dengan jarak sekitar 500 meter. Dan memiliki banyak aliran air di sepanjang tebing. Dan juga ada sebuah sungai yang menjadi jalur utama lahar dingin yang mengalir dari Gunung Semeru.

Bagi anda yang berminat dengan keindahan alam dari air terjun, maka anda harus menyiapkan energi untuk bisa sampai ke Coban Sewu. Anda bisa masuk dari Lumajang atau dari Malang. Tiket di masing-masing tempat masuk dijual dengan harga yang sama yakni sebesar Rp 5000,-
Bagi anda yang membawa motor, maka anda akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5000,- dan jika anda membawa mobil anda harus membayar sebesar Rp 10.000,- untuk biaya parkirnya.

Jika anda datang dari Malang, anda bisa turun langsung ke bawah air terjun tanpa harus mengeluarkan biaya lagi untuk membeli tiket. Tapi jika anda datang dari Lumajang, anda harus membeli tiket lagi di pos perbatasan kabupaten Malang sebesar Rp 5000,-

Tempat yang tepat melihat Coban Sewu yang ada di Lumajang disebut Panorama. Anda dapat melihat keseluruhan air terjun dari ketinggian yang sempurna di tempat tersebut. Jika anda ingin ke Panorama anda harus menempuh jarak sekitar 300 meter dari lokasi parkir.

Anda bisa saja berhenti di panorama hanya sekedar melihat Coba Sewu sembari mendengarkan suara gemericik air. Selain berjalan menapaki anak tangga yang terbuat dari bambu dan kayu, nantinya anda akan melewati aliran air terjun yang mengalir di bebatuan tebing.

Perjalanan dari panorama menuju ke bawah Coban Sewu dapat ditempuh dalam keadaan santai sekitar 45 menit dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer.
Untuk sekarang, panorama hanya ada di Lumajang. Sedangkan di Malang belum ada lokasi seperti panorama yang ada di Lumajang. Jalur turun menuju Coban Sewu tidak jauh berbeda dengan Lumajang. Namun jarak tempuh tidak terlalu lama yakni sekitar 30 menit jika dalam keadaan santai.

Sudah siapkah anda berpetualang ke Niagara-nya Indonesia??? :v
Siapkan tenaga dan bekal makanan minuman anda ya... Jika lupa membawa bekal anda juga bisa membeli di toko yang ada di pintu masuk menuju Coban Sewu. Happy Vacation.... :-)
Share:

Senin, 01 Mei 2017

Wisata Indonesia Jepara : Karimunjawa


Karimunjawa merupakan rantai pulau yang membentang di arah barat laut 83 kilometer dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Nama Karimunjawa diambil dari bahasa Jawa 'Kremun kremun saking tanah jawi.' Kalimat tersebut diucapkan dari salah seorang tokoh wali songo ketika beliau menggambarkan seberapa jauh kepulauan mini ini di Jawa, tepatnya dari Semarang dan Jepara.

Karimunjawa menjadi kawasan konservasi laut dengan hutan mangrove, pantai dan terumbu karang. Disekitar kepulauan ini terdapat juga penyu laut. Sedangkan rusa dan trenggiling juga dapat anda lihat di darat. Untuk situs penyelaman terdapat bangkai kapal yang terletak di dekat Pulau Kemujan.


Akses menuju Karimunjawa dari Semarang
Jika anda berniat berangkat dari Semarang (Pelabuhan Tanjung Mas), anda bisa menaiki Kapal Motor Cepat (KMC) Kartini 1 dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Adapun tarif transportasinya sekitar Rp 133.000 untuk kelas bisnis dan Rp 153.000 untuk kelas eksekutif. Adapun jadwal keberangkatan di hari Sabtu, jam 09.00 WIB (jadwal keberangkatan dari Semarang). Dan pada hari Minggu berangkat di jam 13.00 WIB (keberangkatan dari Karimunjawa).


Akses menuju Karimunjawa dari Jepara
Jalur kedua yaitu dari Jepara (Pelabuhan Kartini) anda dapat menaiki Kapal Express Bahari 2 C atau Kapal Express Bahari Cantika 89. Waktu tempuhnya adalah sekitar 2 jam. Untuk tarifnya anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp 150.000 untuk kelas bisnis dan open cabin, Rp 150.000 untuk kelas eksekutif dan 175.000 untuk kelas VIP. Adapun jadwal keberangkatannya sebagai berikut;
-Keberangkatan dari Jepara-
Senin dan Selasa di jam 08.00 WIB
Jum'at di jam 09.00 WIB
Sabtu di jam 10.00 WIB

-Keberangkatan dari Karimunjawa-
Senin dan Rabu, jam 11.00
Sabtu jam 07.00
dan Minggu jam 11.00
Share:

Sabtu, 29 April 2017

Wisata Indonesia Semarang : Puri Maerakaca

Puri Maerakaca atau lebih dikenal dengan Maerokoco merupakan pusat rekreasi Taman Budaya Provinsi Jawa Tengah. Terletak di Kawasan PRPP Jawa Tengah, Marina Tawang Mas Semarang. Di sini terdapat 35 anjungan di mana tiap anjungannya mencerminkan tiap kabupaten dan kotamadya yang ada di Jawa Tengah. Dengan kata lain Maerokoco merupakan taman mininya Jawa Tengah.

Maerokoco
Dulu, Maerokoco merupakan obyek wisata andalan di kota Semarang. Setelah cukup lama Maerokoco pun mulai diperbaiki. Dan sekarang telah menjadi obyek wisata alternatif untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun orang terdekat lainnya.

semarang

Nama Puri Maerakaca, diambil dari cerita pewayangan, pada salah satu bagian cerita Mahabarata, dimana dalam cerita tersebut di khayangan terdapat sebuah taman paling indah berisi seluruh keindahan taman yang ada di muka bumi, yaitu Taman Maerakaca.
wisata semarang
Bagi Anda yang ingin pergi berwisata ke tempat ini, langsung datang aja ke Jl. Anjasmoro, Tawang Mas Semarang. Maerokoco dibuka mulai dari jam 8 pagi sampai dengan jam 6 sore. Cukup membayar Rp 10.000 untuk tiket masuk anda sudah bisa menikmati keindahan yang ada di dalam Puri Maerakaca. Happy Vacation.

Share:

Jumat, 28 April 2017

Wisata Indonesia Kudus : Destinasi Wisata Religi "Makam Sunan Kudus"

Kabupaten Kudus merupakan salah satu kabupaten yang ada di propinsi Jawa Tengah. Kudus terletak di jalur pantai timur laut Jawa Tengah antara kota Semarang dan kota Surabaya.

Kudus dikenal sebagai kota kretek karena Kudus merupakan kota penghasil rokok terbesar di Jawa Tengah. Kudus juga dikenal sebagai kota santri. Kudus menjadi pusat perkembangan Islam pada abad pertengahan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya tiga makam sunan/wali yakni Sunan Kudus, Sunan Muria dan Sunan Kedu.



Edisi pesdu kali ini akan membahas mengenai wisata religi yang ada di Kudus, salah satunya adalah makam sunan kudus. Sunan kudus merupakan salah satu dari wali/sunan yang terkenal dengan nama Wali Songo. Sejatinya, sunan kudus bukanlah penduduk asli kudus. Beliau lahir di Al-Quds Palestina. Bersama ayah, kakek dan kerabatnya beliau hijrah ke tanah jawa.

Masjid Menara Kudus

Sunan kudus melakukan pendekatan kultural dalam menyebarkan ajaran islam di jawa khususnya Kudus. Hal ini terlihat jelas dengan dibangunnya Menara Kudus. Sunan kudus terkenal sebagai seorang wali yang toleran, ahli ilmu, seniman dan berkharismatik.

Beliau wafat di tahun 1550 masehi atau 958 hijriyah dan kemudian beliau dimakamkan di samping masjid menara kudus yaitu di desa Kauman Kecamatan kota Kabupaten Kudus. Hingga sekarang, makam beliau taak pernah sepi dari para peziarah yang datang dari berbagai daerah.

Pada bulan Suro (Muharram) terdapat beberapa acara yang ada di area makam sunan kudus. Salah satunya upacara buka luwur, pembuatan serta pembagian nasi bungkus yang hanya ada di bulan tersebut.

Tradisi Suronan

Selain di bulan Muharram, bulan suci Ramadhan juga terdapat tradisi dandangan. Pada bulan ini, anda harus memarkir kendaraan agak jauh dari area makam karena saking padatnya peziarah. Sehingga anda harus rela berjalan jauh untuk sampai ke lokasi makam.

Untuk memasuki makam sunan kudus, anda harus melewati sebuah pintu yang terkenal sebagai lawang kembar atau dalam bahasa indonesia berarti pintu kembar yang menurut penduduk setempat terdapat mitos tersendiri mengenai pintu tersebut.

Untuk mengabadikan momen bahwa anda pernah berkunjung ke makam sunan kudus, anda dapat mengambil foto bersama rombongan anda di depan kompleks area. Anda juga bisa menyewa jasa tukang foto yang ada di area tersebut. Jika anda ingin membawa oleh-oleh kepada kelurga yang ada di rumah, tak perlu khawatir. Karena banyak toko yang menjual souvenir dan oleh-oleh khas Kudus di area makam sunan kudus.
Share:

Rabu, 26 April 2017

Wisata Indonesia Pati : Lorodan Semar


Pati memang menjadi Kabupaten yang memiliki keberagaman alamnya. Dari Gunung dan Laut pun menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dijelajah. Dan kali ini aku mau memberikan info dari salah satu wisata alam yang ada di Pati. Setelah saya memposting mengenai Agrowisata Kebun Buah Naga yang ada di Jolong Kecamatan Gembong, Kali ini saya akan memberikan info mengenai Prosotan Semar yang ada di Kayen.


Baca juga :
Wisata Indonesia Pati : Kebun Buah Naga

Prosotan Semar merupakan air terjun kecil yang berada di desa Sumbersari Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Alasan tempat ini diberi nama "Prosotan Semar" karena bentuk bagian dasar sungai memiliki gundukan batu besar yang mirip dengan permainan prosotan dan juga mirip dengan bokong semar ^^.

Air yang melewati gundukan batu ini seperti air terjun dengan 3 tingkat yang indah dipandang mata. Kebanyakan orang yang menghabiskan waktu liburannya selalu melakukan atraksi merosot dari atas batu tersebut menuju sungai yang ada di bawahnya. Tentu akan ada kenangan tersendiri yang bisa kita dapatkan lagi di tempat ini.

Kayen

Air yang jernih dan derasnya arus yang mengalir dari atas bukit membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di sana. Terkadang tempat ini pun digunakaan sebagai lokasi camping bagi para pecinta alam.

Untuk dapat masuk ke obyek wisata ini, kalian cukup membayar biaya parkir sebesar Rp 2.000,- untuk setiap sepeda motor yang dititipkan warga. Diharapkan Prosotan Semar ini selalu terjaga kebersihannya dan terdapat fasilitas pendukung sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan.

Share:

Selasa, 25 April 2017

Wisata Indonesia Bali : Destinasi Wisata Terbaik Dunia

Bali

Wow keren.... Tripadvisor telah merilis destinasi wisata terbaik yang menjadi pilihan traveler di seluruh dunia dan hasilnya adalah Bali menjadi tujuan terbesar bagi para traveler. Hal ini pun menjadikan pulau Bali mendapatkan predikat World’s Best Destination 2017 TripAdvisor, di tahun 2015 pulau Bali juga memperoleh predikat sama. Setidaknya predikat ini bakal disandang pulau Bali selama setahun selama tahun 2017.

Yang menjadi tolak ukur penilaian adalah dari segi pilihan pelayanan, objek atau atraksi wisata, akomodasi dan kemudahan akses. Bali telah mengalahkan top 5 destinasi wisata kelas dunia seperti London : Inggris, Paris : Perancis, Roma : Italia, dan New York : Amerika Serikat.


Menurut Tripadvisor, Bali dikatakan sebagai surga Indonesia yang terasa seperti fantasi. Rendam matahari di hamparan pasir putih halus, atau komune dengan makhluk tropis saat Anda menyelam di sepanjang tepian karang atau bangkai kapal Perang Dunia II yang penuh warna. Di pantai, tempat penampungan hutan rimbun kuil batu dan monyet nakal. "Modal artistik" Ubud adalah tempat yang tepat untuk melihat pertunjukan tarian budaya, naik bengkel batik atau perbenihan perak, atau menyegarkan pikiran dan tubuh Anda dalam kelas yoga.
Share:

Definition List

Unordered List

Support