This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Explore Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Explore Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juli 2020

Indahnya Alun-alun Pati Baik di Siang Maupun Malam

Kabupaten Pati yang memiliki slogan pariwisata "Nata Praja mBangun Desa" pada tahun lalu tepatnya 30 November 2019, telah meresmikan Alun-alun Pati yang sempat direnovasi dengan melakukan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) minum kopi organik bersama dengan jumlah peserta 15.000 orang. Hal ini dilakukan untuk mempromosikan komoditas kopi organik yang tengah ditekuni petani kopi di Pati.

Walaupun aku merupakan warga Pati, pergi ke Alun-alun Pati bisa diitung jari. Pertama kali ke Alun-alun PAti yakni waktu aku masih SD. Itupun hadiah hiburan dari ibu karena aku dapat peringkat 1 di kelas apa dapat juara pas lomba ya? Duh, lupa. Pokoknya kesana gak beli apa-apa. Tapi udah seneng banget diajak kesana.

Cerita kedua kalinya ke Alun-alun Pati ialah baru-baru ini sih. Diajak temen ke Pati buat nemenin dia yang harus bayar uang kuliah di bank. Drama banget kalo ingat ini. Tapi seneng juga sih, karena sudah lama banget gak Alun-alun Pati. Dan penampilan Alun-alun Pati sudah berubah.

Ketiga kalinya ke Alun-alun Pati merupakan perjalanan yang tidak direncakan. Karena yang awal mulanya ingin membeli pizza hut yang lagi promo 100 ribu dapat 4 box (kalo gak salah) dan berakhir kecewa karena sudah tentu bakal cepat habis. Akhirnya aku dan adek memutuskan untuk pergi ke Alun-alun Pati. Karena kita memang belum pernah menikmati indahnya suasana malam di Alun-alun Pati yang berhiaskan lampu berwarna-warni.

Mengutip dari nasional.republika.co.id yang telah melakukan wawancara kepada Bupati Pati Haryanto mengungkapkan bahwa revitalisasi Alun-alun Pati menghabiskan anggaran hingga Rp 8 Miliar. Tujuan revitalisasi Alun-alun Pati adalah untuk menciptakan ruang terbuka hijau, ruang interaksi masyarakat sekaligus tempat rekreasi.

Ini perjalanan ke-2 ku bersama mbak Yuli (teman SD).

Ini adek yang lagi kufoto. Perjalan ke-3 ku.

Ini aku yang lagi difoto mbak Yuli. Di alun-alun Pati disediakan cukup banyak kursi untuk bersantai-santai.

Kalo ini foto yang kuambil di depan masjid. Cukup bagus menurutku. Banyak spot fotonya.

Share:

Kamis, 18 Juni 2020

Serunya Bermain di Air Terjun Tretes yang ada di Kabupaten Pati

Berbicara mengenai wisata alam, Kabupaten Pati memiliki banyak sekali pilihan. Salah satunya yang berada di Kecamatan Tlogowungu yakni "Air Terjun Tretes" yang terletak di Kali Silungonggo, Area Hutan Dan Pegunungan, Tajungsari, Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Tempat ini biasanya ramai dikunjungi oleh wisatawan di hari libur.



Karena terletak di area hutan dan pegunungan, membuat tempat ini begitu sejuk, asri dan menenangkan jiwa. Jadi, buat kalian yang lagi gundah gulana, pas banget deh main kesini. Ditambah lagi, segarnya air pegunungan akan membuat badan dan pikiranmu makin tenang dan fresh kembali. Siap-siap aja bawa baju ganti. Siapa tahu, sampai sana kalian tertarik untuk berenang atau sekedar menikmati guyuran air terjun.


Untuk bisa sampai ke tempat ini, kalian bisa search aja rutenya di google maps. ada dua rute yang bisa kalian lewati, yakni bisa dari Desa Tajungsari atau bisa juga lewat Desa Gunungsari.

ruteairterjun

Jika anda pergi lewat rute jalan Desa Tajungsari, anda dapat menggunakan sepeda motor. Namun, jika anda tidak terlalu mahir mengendarai sepeda motor di jalanan yang sempit, jangan pernah coba-coba. Sayang nyawa :-) Lebih baik jalan kaki saja. Selain menyehatkan kalian juga bisa menghemat bahan bakar, hehehe. Apalagi, jika di tengah perjalanan kalian tiba-tiba menemukan spot atau objek menarik untuk difoto kan lebih aman :-)





Oh iya, jangan lupa bawa bekal ya... mungkin di tengah perjalanan kalian haus atau lapar kan bisa sambil minum atau nyemil. Namun ingat, jangan buang sampahnya begitu aja. Jika tidak menemukan tempat sampah, mending sampahnya dibawa pulang. Langkah kecil yang mungkin terlihat sepele seperti halnya tidak membuang sampah sembarangan dapat menyelamatkan dan melestarikan bumi kita.

Intip keseruan aku bersama adekku di video berikut

Tonton juga keseruan kami dalam perayaan hari air sedunia




Share:

Rabu, 26 Februari 2020

Bukit Khayangan Klakah : Wisata Baru di Bumi Mina Tani

Hai hai... Selamat siang sahabat pesdu... Sudah lama sekali aku tidak upload artikel ya???

Oke, kali ini aku mau share pengalaman aku mengunjungi wisata baru yang ada di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati ini.

Namanya "Bukit Khayangan" yang terletak di desa Klakahkasihan. Buat sahabat yang sudah pernah main ke Agro wisata Jollong 1, kalian akan melewati wisata baru ini.

Karena masih terhitung baru, jadi, wisata ini masih dalam proses pembangunan. Tapi jangan khawatir, kalian masih bisa mendapatkan foto-foto kece di sini.

Berikut hasil foto yang penulis dapatkan begitu aku mengunjungi "Bukit Khayangan"



Kalau untuk saat ini, Bukit Khayangan belum bisa menjadi tempat yang rekomended untuk wisata bagi keluarga. Tapi kalau buat kalian yang pengen punya foto bagus buat bisa diupload di media sosial kalian, boleh lah mampir kesini sebelum ke Agrowisata Jollong 1.

Kalau kalian belum pernah main-main ke Pati, kalian bisa koq akses google maps untuk tahu di mana lokasinya.

Tinggal search "bukit khayangan Klakah", entar juga bakal muncul koq.

Untuk biaya masuknya, sahabat cukup bayar parkir aja (karena masih baru, jadi kalau nanti ada biaya masuk selain parkir, penulis nggak tahu ya. Karena aku kesana pas baru seminggu dibuka secara resmi).

Selamat berburu foto-foto yang kece ya sahabat. Dan jangan lupa, selalu jaga lingkungan. Bunga-bunganya jangan dirusak. Selfie boleh, tapi harus tahu aturan.

Oh ya, buat lebih dekat dengan penulis, boleh lho difollow Instagram aku @fifisaffa

Have a nice day untuk semua sahabat pesona dunia....
Share:

Sabtu, 19 Oktober 2019

Sensasi Main Film Lord of The Rings Bisa Kamu Rasakan Di sini

Hai sahabat pesdu... Kali ini aku mau ngasih recommend wisata yang seru dan tentunya bikin kamu rileks nih... Tahu film Lord of The Rings kan? Film bergenre fantasi yang disutradarai oleh Peter Jackson ini, menceritakan tentang seorang raja kegelapan Sauron yang mencari cincin yang ditemukan oleh hobbit muda bernama  Frodo Baggins. Film ini dirilis pada 19 Desember 2001.

Sekarang, pasti sahabat  bertanya-tanya, Apa hubungan film Lord of  The Rings sama rencana wisata? Tenang, ada hubungannya koq. Dalam film tersebut, ada salah satu adegan yang mengambil latar tempat di sebuah hutan bernama Fangorn. Jika sahabat pesdu ingin merasakan suasana hutan seperti yang ada di film tersebut, gak usah jauh-jauh ke Selandia Baru. Karena di Indonesia tepatnya di desa Benculuk, kecamatan Cluring, Banyuwangi juga ada hutan yang hampir mirip dengan Hutan Fangorn, namanya Hutan De Djawatan.

dokumen sudut.in

Hutan yang dulunya menjadi tempat penimbunan kayu ini, memiliki luas 6 hektar dan terdiri dari pohon trembesi yang telah berumur 100 tahun lebih. Hutan ini merupakan kawasan milik Perhutani dan dikelola bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

Banyak spot foto yang telah disediakan oleh pengelola di dalam Hutan De Djawatan, diantaranya terdapat dua tempat foto yang dibangun di atas pohon dan terdapat juga beberapa truk bekas yang bisa digunakan sebagai spot foto kekinian dan tentunya instagramable.

Jika sahabat pesdu ingin main kesini, jangan lupa pake lotion anti nyamuk ya... Tentunya di dalam hutan banyak serangga apalagi nyamuk yang siap nyedot (hihihi). Dan untuk bisa masuk area Hutan, sahabat cukup dikenakan biaya tiket sebesar Rp 2.000, dengan fasilitas 3 toilet dan juga Mushalla. Happy Vacation Sahabat Pesdu...
Share:

Minggu, 13 Oktober 2019

Spot Instagenic ala Korea Selatan di Gunungkidul



Ada yang baru dan lagi hits di jogja nih. Tepatnya di hutan pembibitan jati unggul nusantara (JUN) atau yang lebih dikenal sebagai hutan jati banyusoco, playen, gunung kidul, yogyakarta. Tempat ini viral di media sosial sebab keindahannya ketika musim kemarau tiba.

Tanaman jati mempertahankan hidupnya dengan cara meranggas. Daun-daun kering berjatuhan membuat kawasan hutan bak tengah mengalami musim gugur di negara yang memiliki 4 musim.

Para pengunjung mengibaratkan mereka tengah berlibur di korea selatan. Cukup menyiapkan outfit kece dan pose foto terbaik langsung cekrek dan berikan sentuhan editing sebelum mengupload ke sosial media.
sumber: today.line.me
Hutan jati banyusoco berjarak sekitar 45 kilometer di sebelah tenggara pusat kota yogyakarta. Perlu waktu sekitar 1 jam 30 menit dari pusat kota untuk bisa sampai ke sini.

Penataan pohon yang rapi membuat keindahan hutan jati banyusoco sering dijadikan sebagai lokasi prewedding. kamu tidak akan dipungut biaya untuk bisa berswafoto di sini. Karena hutan jati banyusoco bukanlah destinasi wisata.

Oh iya tidak Cuma saat musim kemarau saja hutan jati banyusoco menarik dikunjungi. Saat musim hujan kalian bisa menikmati keindahan hutan ini yang didominasi warna hijau pada daunnya.
 
sumber: insta.orenya.com
 

Sumber: https://www.msn.com/id-id/travel/ideperjalanan/hutan-jati-banyusoco-di-gunungkidul-spot-instagenic-ala-korea-selatan/ar-AAHGvse?ocid=wispr
Share:

Sabtu, 22 Juni 2019

Yuk Berwisata ke Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Bagi Sahabat yang sedang berencana melakukan pelesiran ke Wonosobo jangan sampai terlewatkan dengan Curug Sikarim. Kawasan wisata air terjun /Curug Sikarim yang terletak di Dataran Tinggi Dieng tidak pernah sepi dengan datangnya pengunjung.

Karena terletak di dataran tinggi Dieng di antara Gunung Bisma dan Gunung Sikunir dengan ketinggian 1800 meter di atas permukaan laut membuat hawa dingin dan kabut menyergap kawasan yang hanya berjarak kurang dari 2 kilometer dari Desa Sembungan yakni desa tertinggi di Pulau Jawa.
photo by : ulinulin.com

Sahabat akan melihat pohon pakis tumbuh subur menjulang, tebing-tebing berpinggir beragam tanaman, tanaman kacang tanah, pisang, seledri, bawang pre menghampar di pinggir jalan menuju air terjun. Jika Sahabat beruntung, Kalian bisa melihat hiburan dangdut sebagai daya tarik kesenian yang merakyat yang diselenggarakan oleh Kelompok Sadar Wisata Curug Sikarim saat musim libur panjang datang.

Untuk sampai ke Curug Sikarim Sahabat harus menempuh jalan yang menanjak. Belum lama ini jalan menuju Curug Sikarim baru diaspal. Selama libur lebaran 2019 sekitar 800 pengunjung datang ke Curug Sikarim. Tiket masuk dibanderol dengan harga Rp 5000 per orang dan jika terdapat hiburan dangdut dikenai biaya tambahan Rp 5000 per orang.

Rencananya komunitas pengelola Curug Sikarim akan mengembangkan objek wisata alam tersebut dengan membuat 1001 galar atau pakis. Hal ini dilakukan untuk menarik wisatawan.


Tertarik mengunjungi air terjun yang berada di desa tertinggi di Pulau Jawa???
Share:

Senin, 19 Maret 2018

Pesona Wisata Hutan Pinus Pati

Konnichiwa minna-san... hehehe ketemu lagi nih sama admin yang sering ilang-ilangan gak jelas kemana. Oke kali ini admin mau ngasih rekomendasi tempat wisata yang bisa bikin pikiran fresh dan tentu saja buat kalian yang suka banget dengan tempat-tempat menenangkan bernuansa alam. Di mana sih? Yuk yang kepo harus baca sampai akhir.

Kabupaten Pati tidak pernah habis akan rekomendasi wisata alamnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati selalu mengeksplor kekayaan alam Bumi Mina Tani untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. Salah satunya “Hutan Pinus” yang berada di Dukuh Pangonan, Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati dengan tajuk PESONA GUNUNGSARI telah resmi dibuka pada tanggal 2 Desember 2017.

Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) bekerjasama dengan pihak Perhutani serius dengan pengelolaan wisata baru ini. Hal ini dibuktikan dengan akses jalan yang mudah untuk dilewati, sarana dan prasarana seperti kamar mandi, tempat khusus untuk berswafoto. Bahkan dalam segi keselamatan para pengunjung, pihak pengelola pun menggandeng Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Hansip serta semua elemen masyarakat.

Walau baru diresmikan pada akhir tahun 2017, hutan pinus telah menyedot perhatian para pelancong. Buktinya saja, pada saat libur tahun baru kemarin saja, mampu menarik perhatian dari 300 persen pengunjung. Dengan persentase tersebut, membuat para penduduk sekitar melihat peluang bisnis. Bagi penduduk yang dekat dengan area wisata ini, berbondong-bondong membangun warung kecil dan juga pangkalan ojek. (sumber: isknews.com)

Untuk dapat masuk ke lokasi ini, anda cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp 2000,- untuk parkir dan Rp 3000,- untuk tiket masuk. Dan bagi anda yang tidak ingin capek berjalan dari area parkir menuju lokasi utama hutan pinus, anda dapat menggunakan jasa ojek dengan tarif Rp 5000,- untuk naik dan Rp 3000,- untuk turun.

Bagaimana? Apakah anda tertarik untuk mengunjungi dan menghabiskan waktu bersama orang terdekat di Hutan Pinus? Jika iya, author kasih beberapa tips nih.
  1. Pastikan sebelum anda bepergian, kondisi tubuh harus benar-benar sehat dan segar.
  2. Gunakan pakaian yang ternyaman bagi anda.
  3. Untuk alas kaki, sebaiknya gunakan sepatu atau sandal dengan alas yang tidak licin dan tentunya nyaman untuk digunakan di area pegunungan.
  4. Pastikan untuk menjaga kebersihan. Buanglah sampah anda di tempat sampah. Dan jika tidak menemukan tempat sampah, silahkan masukkan ke tas atau kantong anda terlebih dahulu.


Dan itulah beberapa tips yang author berikan untuk anda dna menjadi penutup postingan kali ini. Happy vacation for Sahabat Pesdu and See you....

Eits. Tunggu dulu. Yuk intip keseruan author saat main kesini.





Share:

Kamis, 11 Januari 2018

Wisata Indonesia Malang : Coban Sewu

Wow...! ternyata di Indonesia ada air terjun seperti air terjun Niagara yang ada di perbatasan AS dan Kanada. Air terjun di Indonesia ini juga berada di perbatasan dua kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Malang dan Lumajang. Air terjun tersebut bernama Coban Sewu. Coban artinya air terjun dan Sewu artinya seribu.



Coban sewu terletak di Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang. Sedangkan di Kabupaten Lumajang berda di Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo. Coban sewu membentang membentuk setengah lingkaran dengan jarak sekitar 500 meter. Dan memiliki banyak aliran air di sepanjang tebing. Dan juga ada sebuah sungai yang menjadi jalur utama lahar dingin yang mengalir dari Gunung Semeru.

Bagi anda yang berminat dengan keindahan alam dari air terjun, maka anda harus menyiapkan energi untuk bisa sampai ke Coban Sewu. Anda bisa masuk dari Lumajang atau dari Malang. Tiket di masing-masing tempat masuk dijual dengan harga yang sama yakni sebesar Rp 5000,-
Bagi anda yang membawa motor, maka anda akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5000,- dan jika anda membawa mobil anda harus membayar sebesar Rp 10.000,- untuk biaya parkirnya.

Jika anda datang dari Malang, anda bisa turun langsung ke bawah air terjun tanpa harus mengeluarkan biaya lagi untuk membeli tiket. Tapi jika anda datang dari Lumajang, anda harus membeli tiket lagi di pos perbatasan kabupaten Malang sebesar Rp 5000,-

Tempat yang tepat melihat Coban Sewu yang ada di Lumajang disebut Panorama. Anda dapat melihat keseluruhan air terjun dari ketinggian yang sempurna di tempat tersebut. Jika anda ingin ke Panorama anda harus menempuh jarak sekitar 300 meter dari lokasi parkir.

Anda bisa saja berhenti di panorama hanya sekedar melihat Coba Sewu sembari mendengarkan suara gemericik air. Selain berjalan menapaki anak tangga yang terbuat dari bambu dan kayu, nantinya anda akan melewati aliran air terjun yang mengalir di bebatuan tebing.

Perjalanan dari panorama menuju ke bawah Coban Sewu dapat ditempuh dalam keadaan santai sekitar 45 menit dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer.
Untuk sekarang, panorama hanya ada di Lumajang. Sedangkan di Malang belum ada lokasi seperti panorama yang ada di Lumajang. Jalur turun menuju Coban Sewu tidak jauh berbeda dengan Lumajang. Namun jarak tempuh tidak terlalu lama yakni sekitar 30 menit jika dalam keadaan santai.

Sudah siapkah anda berpetualang ke Niagara-nya Indonesia??? :v
Siapkan tenaga dan bekal makanan minuman anda ya... Jika lupa membawa bekal anda juga bisa membeli di toko yang ada di pintu masuk menuju Coban Sewu. Happy Vacation.... :-)
Share:

Rabu, 01 November 2017

Pesona Tempo Doeloe dari Semarang Old Town

Hai Sahabat Pesdu... Kali ini aku mau bagi informasi terkait wisata Semarang yang akhir-akhir ini menjadi primadona. Pertama kali saya lihat di media sosial, saya kira pedestrian tersebut ada di Bandung. Tapi ternyata di Semarang. Jadi lumayan dekat dengan kost-an (^^). Alih-alih pergi ke pasar, mampir dulu ke Kota Lama.
Lokasi menarik untuk penggemar selfie dan juga wisatawan di Kota Semarang kembali bertambah. Semarang Kreatif Galeri di kawasan Kota Lama yang menarik dengan jalur pedestriannya.

Lokasi yang berada di Jalan Letjen Suprapto yang tak jauh dari Gereja Blenduk, tepatnya di gedung kuno yang digunakan PT Telkom. Jika sore mulai tiba, banyak wisatawan yang datang dan mulai berpose di pedestrian depan gedung tersebut.

Baca juga :
Pesona Lawang Sewu Peninggalan Belanda
Wisata Indonesia Semarang : Puri Maerakaca
Kampung Pelangi Semarang yang Menarik Perhatian Dunia


Desain pedestriannya menarik karena luas dan memiliki berbagai hiasan. Perpaduan meja dan kursi antik di depan gedung juga menarik warga untuk nongkrong di sana. Jadi, jika kalian capek jalan buat nyari spot foto yang menarik, kalian bisa istirahat di kursi yang telah disediakan.

Nah... jika kalian sudah puas ber-swafoto di pedestrian, pengunjung bisa mengunjungi Semarang Kreatif Galeri. Yang terdapat berbagai barang hasil produksi UMKM di Semarang. Di sana juga, terdapat Keris Cafe yang menyediakan oleh-oleh tradisional dan jajan pasar dengan gaya cafe.

Tertarik mencoba pengalaman "tempo doeloe" dari Semarang Old Town? Langsung aja kesini kuy. Bisa email saya kalo mau ditemenin.... hehehe

-Salam Pesona Dunia : Afifah Saffa-
Share:

Jumat, 05 Mei 2017

Wisata Indonesia Klaten : Umbul Manten

Banyak destinasi wisata alam yang ada di Klaten. Salah satunya Umbul Manten, 'Umbul' memiliki arti kolam alami. Umbul Manten memiliki air jernih dan segar. Kolam  ini terletak di Dusun Sidowayah, Polanharjo, Kabupaten Klanten. 


Suasana di Umbul Manten masih alami. Banyak pepohonan besar yang ada di sekitar kolam ini. Panorama sawah hijau menambah keasrian pemandangan. Saking jernihnya air yang ada di kolam ini, membuat bebatuan yang ada di dasar kolam terlihat jelas.

Karena kolam ini tidak terlalu dalam, biasanya anak-anak setempat melakukan loncatan langsung ke Umbul Manten dari sebuah bangunan berbentuk tembok kotak. Selain berenang, pengunjung juga bisa menangkap ikan. Cukup dengan membayar Rp 2.500,- anda sudah disediakan jaring untuk menangkap ikannya dan hasil tangkapan boleh dibawa pulang.

Umbul Manten sudah ada selama 8 tahun yang lalu. Namun, di tahun 2016 kolam ini mulai ramai pengunjung. Kolam ini pun sering digunakan sebagai lokasi syuting. Untuk bisa memasuki kolam ini, pengunjung harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 4.000,- /orang. Bagi anda yang membawa mobil dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5.000,- dan Rp 2.000,- untuk kendaraan roda dua.

Akses Menuju Umbul Manten
Jika anda kebetulan dari Solo, silahkan anda mampir ke Umbul Manten. Dari jalan Solo-Jogja, sebelum masuk pertigaan Pakis Delanggu, anda akan melihat penunjuk jalan menuju obyek wisata pemancingan ikan Janti. Jangan ke kiri tapi ambil jalan lurus. Perlahan saja, sebab Umbul Manten berada di sisi kiri, pastikan anda bertanya kepada penduduk sekitar. Karena jika anda malu bertanya, maka siap-siaplah untuk tersesat di jalan nantinya.
Share:

Senin, 01 Mei 2017

Wisata Indonesia Jepara : Karimunjawa


Karimunjawa merupakan rantai pulau yang membentang di arah barat laut 83 kilometer dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Nama Karimunjawa diambil dari bahasa Jawa 'Kremun kremun saking tanah jawi.' Kalimat tersebut diucapkan dari salah seorang tokoh wali songo ketika beliau menggambarkan seberapa jauh kepulauan mini ini di Jawa, tepatnya dari Semarang dan Jepara.

Karimunjawa menjadi kawasan konservasi laut dengan hutan mangrove, pantai dan terumbu karang. Disekitar kepulauan ini terdapat juga penyu laut. Sedangkan rusa dan trenggiling juga dapat anda lihat di darat. Untuk situs penyelaman terdapat bangkai kapal yang terletak di dekat Pulau Kemujan.


Akses menuju Karimunjawa dari Semarang
Jika anda berniat berangkat dari Semarang (Pelabuhan Tanjung Mas), anda bisa menaiki Kapal Motor Cepat (KMC) Kartini 1 dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Adapun tarif transportasinya sekitar Rp 133.000 untuk kelas bisnis dan Rp 153.000 untuk kelas eksekutif. Adapun jadwal keberangkatan di hari Sabtu, jam 09.00 WIB (jadwal keberangkatan dari Semarang). Dan pada hari Minggu berangkat di jam 13.00 WIB (keberangkatan dari Karimunjawa).


Akses menuju Karimunjawa dari Jepara
Jalur kedua yaitu dari Jepara (Pelabuhan Kartini) anda dapat menaiki Kapal Express Bahari 2 C atau Kapal Express Bahari Cantika 89. Waktu tempuhnya adalah sekitar 2 jam. Untuk tarifnya anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp 150.000 untuk kelas bisnis dan open cabin, Rp 150.000 untuk kelas eksekutif dan 175.000 untuk kelas VIP. Adapun jadwal keberangkatannya sebagai berikut;
-Keberangkatan dari Jepara-
Senin dan Selasa di jam 08.00 WIB
Jum'at di jam 09.00 WIB
Sabtu di jam 10.00 WIB

-Keberangkatan dari Karimunjawa-
Senin dan Rabu, jam 11.00
Sabtu jam 07.00
dan Minggu jam 11.00
Share:

Sabtu, 29 April 2017

Wisata Indonesia Semarang : Puri Maerakaca

Puri Maerakaca atau lebih dikenal dengan Maerokoco merupakan pusat rekreasi Taman Budaya Provinsi Jawa Tengah. Terletak di Kawasan PRPP Jawa Tengah, Marina Tawang Mas Semarang. Di sini terdapat 35 anjungan di mana tiap anjungannya mencerminkan tiap kabupaten dan kotamadya yang ada di Jawa Tengah. Dengan kata lain Maerokoco merupakan taman mininya Jawa Tengah.

Maerokoco
Dulu, Maerokoco merupakan obyek wisata andalan di kota Semarang. Setelah cukup lama Maerokoco pun mulai diperbaiki. Dan sekarang telah menjadi obyek wisata alternatif untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun orang terdekat lainnya.

semarang

Nama Puri Maerakaca, diambil dari cerita pewayangan, pada salah satu bagian cerita Mahabarata, dimana dalam cerita tersebut di khayangan terdapat sebuah taman paling indah berisi seluruh keindahan taman yang ada di muka bumi, yaitu Taman Maerakaca.
wisata semarang
Bagi Anda yang ingin pergi berwisata ke tempat ini, langsung datang aja ke Jl. Anjasmoro, Tawang Mas Semarang. Maerokoco dibuka mulai dari jam 8 pagi sampai dengan jam 6 sore. Cukup membayar Rp 10.000 untuk tiket masuk anda sudah bisa menikmati keindahan yang ada di dalam Puri Maerakaca. Happy Vacation.

Share:

Jumat, 28 April 2017

Wisata Indonesia Kudus : Destinasi Wisata Religi "Makam Sunan Kudus"

Kabupaten Kudus merupakan salah satu kabupaten yang ada di propinsi Jawa Tengah. Kudus terletak di jalur pantai timur laut Jawa Tengah antara kota Semarang dan kota Surabaya.

Kudus dikenal sebagai kota kretek karena Kudus merupakan kota penghasil rokok terbesar di Jawa Tengah. Kudus juga dikenal sebagai kota santri. Kudus menjadi pusat perkembangan Islam pada abad pertengahan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya tiga makam sunan/wali yakni Sunan Kudus, Sunan Muria dan Sunan Kedu.



Edisi pesdu kali ini akan membahas mengenai wisata religi yang ada di Kudus, salah satunya adalah makam sunan kudus. Sunan kudus merupakan salah satu dari wali/sunan yang terkenal dengan nama Wali Songo. Sejatinya, sunan kudus bukanlah penduduk asli kudus. Beliau lahir di Al-Quds Palestina. Bersama ayah, kakek dan kerabatnya beliau hijrah ke tanah jawa.

Masjid Menara Kudus

Sunan kudus melakukan pendekatan kultural dalam menyebarkan ajaran islam di jawa khususnya Kudus. Hal ini terlihat jelas dengan dibangunnya Menara Kudus. Sunan kudus terkenal sebagai seorang wali yang toleran, ahli ilmu, seniman dan berkharismatik.

Beliau wafat di tahun 1550 masehi atau 958 hijriyah dan kemudian beliau dimakamkan di samping masjid menara kudus yaitu di desa Kauman Kecamatan kota Kabupaten Kudus. Hingga sekarang, makam beliau taak pernah sepi dari para peziarah yang datang dari berbagai daerah.

Pada bulan Suro (Muharram) terdapat beberapa acara yang ada di area makam sunan kudus. Salah satunya upacara buka luwur, pembuatan serta pembagian nasi bungkus yang hanya ada di bulan tersebut.

Tradisi Suronan

Selain di bulan Muharram, bulan suci Ramadhan juga terdapat tradisi dandangan. Pada bulan ini, anda harus memarkir kendaraan agak jauh dari area makam karena saking padatnya peziarah. Sehingga anda harus rela berjalan jauh untuk sampai ke lokasi makam.

Untuk memasuki makam sunan kudus, anda harus melewati sebuah pintu yang terkenal sebagai lawang kembar atau dalam bahasa indonesia berarti pintu kembar yang menurut penduduk setempat terdapat mitos tersendiri mengenai pintu tersebut.

Untuk mengabadikan momen bahwa anda pernah berkunjung ke makam sunan kudus, anda dapat mengambil foto bersama rombongan anda di depan kompleks area. Anda juga bisa menyewa jasa tukang foto yang ada di area tersebut. Jika anda ingin membawa oleh-oleh kepada kelurga yang ada di rumah, tak perlu khawatir. Karena banyak toko yang menjual souvenir dan oleh-oleh khas Kudus di area makam sunan kudus.
Share:

Definition List

Unordered List

Support