This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Wisata Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Jepang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juli 2017

Disneyland Tokyo, Destinasi Wisata Wajib di Jepang

Image result for disneyland jepang

 Bagi anda pecinta Disney, tentunya menjadi catatan wajib tersendiri untuk pergi ke Disneyland. Tokyo Disneyland yang merupakan Disneyland pertama yang dibangun di luar Amerika pada tahun 1983. Disini anda bisa menikmati serunya pertunjukan dan permainan khas Disney. Tokyo Disneyland memiliki luas mencapai 465,000 m² dan merupakan taman bermain dan resort Disney pertama yang dibangun di luar Amerika. Dan taman ini dibuat mirip dengan Disneyland yang terletak di Anaheim, California. Tokyo Disneyland terletak di Urayasu, Chiba, Jepang dan pertama kali dibuka pada tanggal 15 April 1983.


World Bazaar adalah koridor utama untuk memasuki area Tokyo Disneyland, serta sebagai area perbelanjaan utama Tokyo Disneyland.  Dalam World Bazaar ini juga terdapat wahana, seperti Penny arcade, galeri disney dan omnibus. World Bazaar didesain secara unik dengan kanopi permanen yang menutupi area jalan utama dan pusat, sehingga dapat melindungi pengunjung dari segala cuaca.


Adventureland berisi dua area yang berbeda: area dengan tema New Orleans dan hutan. Ini merupakan kombinasi dari New Orleans Square dan area Adventureland yang ada pada taman Disneyland di Amerika. Wahana yang terdapat dalam Adventureland, yaitu: Pirates of the Caribbean, Jungle Cruise, The Enchanted Tiki Room, Western River Railroad dan Rumah Pohon Keluarga Swiss.


Westernland adalah area dengan tema “barat zaman dulu”. Pemandangan dari Westernland ini didominasi oleh Sungai Amerika, jalur air yang dibuat sebagai rumah bagi Mark Twain Riverboat dan Tom Sawyer Island. Selain itu, dalam Westernland juga terdapat wahana seperti: Galeri Tembak Westernland, Big Thunder Mountain dan Country Bear Theater.


Fantasyland merupakan pusat jalan masuk ke istana, istana yang dimaksud adalah istana Cinderella. Istana Cinderella merupakan ikon dari Tokyo Disneyland. Wahana-wahana yang ada dalam Fantasyland dapat mengajak pengunjung untuk menikmati suasana yang seperti terdapat pada film Disney klasik,  seperti: Putri Salju dan Tujuh Kurcaci, Peter Pan, Cinderella, dan Pinocchio. Dalam Fantasyland juga terdapat wahana Rumah Hantu dan Dunia Kecil. Adapun wahana lainnya, yaitu Pooh’s Hunny Hunt. Wahana ini merupakan salah satu wahana yang populer dalam Tokyo Disneyland.
Share:

Sabtu, 08 Juli 2017

Serunya Bermain Dengan Ratusan Kucing Di Sebuah Pulau

Apa kalian pencinta kucing? Kalau iya wah pas sekali kalau begitu. Bagi pencinta kucing yang ingin bermain dengan ratusan kucing, kalian bias datang ke sebuah pulau di Jepang.

Jepang telah dikenal luas sebagai negara ramah kucing. Kucing-kucing ini tak hanya dijadikan sebagai binatang peliharaan super menggemaskan, tetapi juga menjadi simbol-simbol keagamaan. Kita dapat menjumpai kuil kucing dan jimat kucing yang begitu disakralkan. Kucing telah memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Jepang sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu.
Saking cintanya dengan kucing, masyarakat Jepang bahkan ‘mengizinkan’ gerombolan kucing menguasai satu pulau lho. Nama pulau kucing ini adalah Pulau Aoshima! Aoshima merupakan pulau mungil yang berbatasan langsung dengan laut.  Sebagian besar mata pencaharian penduduk adalah nelayan.  Jadi tak mengherankan jika Pulau Aoshima dikenal sebagai kampung nelayan.
Rumah para nelayan ini pun lambat laun berubah, ketika ratusan kucing mulai menduduki pulau ini  Kemanapun arah mata memandang, kucing nampak berkeliaran di mana-mana. Pulau Aoshima telah duduki oleh para kucing. Pulau yang dulunya sepi, mulai hidup kembali.  Kini, Pulau Aoshima tak hanya ramai oleh kucing yang berkeliaran. Namun, juga ramai oleh kehadiran para wisatawan. Ratusan kucing ini telah menarik datangnya wisatawan ke Aoshima.
Wisatawan berbondong-bondong mengunjungi sebuah pulau terpencil di selatan Jepang, tempat di mana jumlah kucing liar telah melebihi populasi manusia, dengan rasio 6:1.
Warga pertama kali bermigrasi ke pulau ‘Aoshima’ yang seluas 1,6 kilometer ini sejak 380 tahun lalu, dan mendirikan sebuah desa nelayan, membawa kucing untuk mengatasi tikus yang menyerang perahu nelayan.
Pulau ini, yang bisa dicapai dengan menaiki feri selama 30 menit dari lepas pantai Kota Ehime, telah menjadi rumah bagi 900 orang pada tahun 1945. Sekarang, lebih dari 120 kucing mengerubuti pulau ini dengan jumlah manusia kurang dari 20 orang, semuanya pensiunan berusia antara 50 dan 80 tahun.
Tiap kali kita menginjakkan kaki di pelabuhan, kawanan kucing telah menanti dan menyambut dengan ramah. Meski liar, mereka sama sekali tidak takut lho dengan manusia. Mereka tetap beraktivitas seperti biasanya, seolah-olah kita tak ada. Tingkah mereka yang lucu dan menggemaskan membuat tiap wisatawan betah liburan ke Pulau Aoshima.
Kucing-kucing ini pun membuat rumah-rumah kosong di Pulau Aoshima nampak lebih hidup. Di antara rumah-rumah kayu, perkakas, dan reruntuhan, terlihat kucing yang tengah asyik bermain. Pulau yang seolah mati suri ini, telah mendapatkan nyawanya kembali. Semua ini berkat kekuatan dari para kucing. Kehadiran mereka telah membawa angin segar bagi dunia pariwisata Pulau Aoshima.
Niatan yang awalnya memberikan ruang bebas kepada para kucing ini membawa ‘luck’ bagi pulau mungil yang satu ini. Sepertinya, kucing memang benar-benar pembawa keberuntungan ya. Karena kucinglah, Pulau Aoshima yang dulunya sepi, kini telah ramai kembali. Arigatou, Neko-san!
Dua kali dalam sehari terdapat kapal fery yang membuka pelayaran dari Pelabuhan Nahagama menuju Pelabuhan Aoshima. Kapal pertama berangkat pada pukul 08.00 dan kapal kedua pukul 14.30. Perlu diketahui bahwa di pulau ini tak ada penginapan maupun pertokoan.

Share:

Senin, 24 April 2017

Wisata Jepang Kawasaki : Museum Doraemon


Wisata Jepang

Siapa yang tak kenal dengan tokoh anime yang digambarkan sebagai robot kucing berwarna biru??? Yups betul sekali, dialah Doraemon sang robot yang datang dari abad 22. Doraemon dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya dibanding harus menderita dengan hutang finansial yang akan terjadi di masa depan karena kebodohan dan kemalasa Nobita sendiri.

Doraemon merupakan karakter karangan dari Fujiko F. Fujio, awal kemunculan doraemon di sebuah Manga berjudul Doraemon dan kemudian diangkat menjadi Anime dengan judul sama. Bisa dikatakan Doraemon memang fenomenal untuk generasi 90-an. Karena setiap hari Minggu pagi selalu nungguin acara Doraemon di depan TV. Hayo ngakuuuu :v

Duh... malah jadi nostalgia ^^

Awalnya, Fujiko Fujio adalah duo komikus manga terkenal yang bernama asli Hiroshi Fujimoto dan Motoo Abiko, mereka menjadi partner hingga tahun 1987. Hingga akhirnya Fujimoto pun menggunakan nama Fujiko F. Fujio sebagai nama populernya dan membuat dia tak hanya terkenal di Jepang namun juga terkenal di dunia.

Doraemon telah ada selama beberapa dekade dan tetap populer hingga saat ini. Walaupun museum ini ditujukan untuk anak-anak, namun juga menarik bagi orang dewasa yang dibesarkan dengan serial ini. Meskipun tidak besar, ia memiliki koleksi karya Fujiko F. Fujio yang cukup luas, termasuk karya seni asli dari Doraemon, 21-emon, Kaibutsukun, dan beberapa seri Fujiko lainnya. Panduan audio bahasa Inggris yang sangat baik disertakan dengan penerimaan dan memiliki banyak keterangan tentang kehidupan Fujiko dan berbagai karya seni yang dipamerkan.


Sebagian besar bagian dari museum ini ditujukan untuk anak kecil. Yang bisa kalian nikmati di museum ini antara lain; teater yang menampilkan film pendek asli, ruang baca manga, dan beberapa ruang aktivitas dan bermain. Beberapa patung karakter Doraemon seukuran, yang bisa Anda sentuh dan ambil gambar, yang bisa kalian temukan di sekitar halaman museum. Ada juga sebuah kafe yang menjual hidangan bertema Doraemon, dan toko suvenir yang lengkap dengan barang barang dari seri Doraemon dan Fujiko lainnya.

Rute Menuju Museum Fujiko F. Fujio
Rute paling mudah untuk bisa ke museum Fujiko F. Fujio diakses dari Stasiun Noborito, yang terletak di sepanjang jalur Odakyu Odawara (20 menit, 250 yen dengan kereta ekspres dari Shinjuku, sering berangkat) dan Jalur JR Nambu (30 menit, 310 yen dari Kawasaki Stasiun, sering keberangkatan). Sebuah bus antar jemput (10 menit, 210 yen) beroperasi setiap 10-15 menit antara stasiun dan museum.
Sebagai alternatif, museum yang berjarak sekitar 15 menit jika berjalan kaki dari Stasiun Mukogaoka Yuen di jalur Odawara Odakyu (20 menit, 250 yen dari Shinjuku) atau Stasiun Shukugawara di Jalur JR Nambu (25 menit, 310 yen dari Kawasaki).
Share:

Definition List

Unordered List

Support