This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 29 Juli 2017

TRAVELER CATAT NIH, SEKARANG ADA TRANSPORTASI WISATA GRATIS DI BANYUWANGI



Uhuy sekarang ada angkutan khusus pariwisata di Banyuwangi.
Kerennya lagi, fasilitas tersebut tersedia gratis. Garis bawahi ya, gratis! So, makin mudah berwisata keliling
Banyuwangi bagi traveler yang datang dengan transportasi umum. Sekali lagi,
uhuy…




Launching transportasi wisata gratis oleh Bupati Anas dan Menperdag Enggartiasto Lukita (via Detik.com)


Tapi sabar ya bro, ini masih baru
Share:

Minggu, 23 Juli 2017

BANYUWANGI IJEN GREEN RUN 2017, DARI RITUAL MINUM AIR KENDI SAMPAI TANJAKAN PATAH HATI




Banyuwangi Green Ijen 2017, lomba lari lintas alam yang
memadukan antara olahraga dan wisata berlangsung sukses. Tak kurang dari 500
pelari terlibat didalamnya. Mereka datang dari wilayah Banyuwangi, luar kota
sampai luar negeri, seperti Prancis, Rusia, Jerman dan Kenya. Termasuk sejumlah pelari trail profesional. Para pelari
tersebut menyusuri hijaunya panorama alam di kaki Gunung Ijen sambil
Share:

Rabu, 12 Juli 2017

Merasakan Sensasi Mendebarkan Dikerubuti Binatang Buas di The Lehe Ledu Zoo Wildlife, China



Normalnya kebun binatang akan menampilkan hewan koleksi mereka dalam sebuah kandang yang cukup luas, kemudian para pengunjung lah yang berkeliling dari satu kandang ke kandang lain untuk melihat mereka. Tetapi ada yang unik di China. Sebuah kebun binatang memiliki konsep yang bisa dibilang sangat fresh dan mengundang penasaran. Konsep ini mirip seperti konsep taman safari yang membiarkan hewan berkeliaran di alam dan pengunjung lah yang dimasukkan dalam kandang.
Di The Lehe Ledu Zoo Wildlife yang berada di kota Chongqing, China, kamu akan merasakan sensasi bertemu dengan harimau liar. Di sini kamu akan dimasukkan ke dalam kandang besi yang berada di belakang truk. Kandang ini akan membawamu keliling kebun binatang. Rutenya yakni melalui jalan di sebuah taman yang dipenuhi dengan oleh hewan liar yang bebas berkeliaran. Untuk mengundang para hewan buas ini, pengelola kebun binatang akan meletakkan potongan daging mentah di beberapa sisi kandang. Tak butuh waktu lama, satu demi satu harimau mulai mendekati kandang pengunjung dengan jarak sedekat mungkin.
Wisata ini baru saja dikenalkan akhir tahun 2014 di Cina dan langsung menyedot perhatian wisatawan. Dikutip dari laman New York Post, pengelola kebun binatang mengaku, mereka ingin menghadirkan sensasi yang berbeda kepada pengunjung. Kamu akan merasakan betapa berdebarnya saat dikuntit dan seakan hendak diterkam, namun tetap merasa aman. Pihak kebun binatang menjamin sepenuhnya keamanan para pengunjung. Jadi kamu tak perlu khawatir dengan keselamatanmu.
Meski begitu, para tamu yang ikut bersafari di dalam kandang tetap diperingatkan untuk selalu menjaga jari-jari dan tangan mereka di dalam kandang sepanjang waktu karena harimau lapar tidak akan bisa membedakan manusia dengan menu sarapan mereka. Anda berani mencobanya?

Share:

Isla de las Munecas : Wisata Pulau Boneka yang Mengerikan di Meksiko

Pulau_boneka
http://lacouronneonline.com/?p=2685


Kamu hobi traveling? Suka berpetualang? Tertarik dengan hal-hal menyeramkan juga? Jika kamu sedang berada di Mexico City, kunjungilah Isla de las Munecas. Isla de las Munecas atau yang dalam Bahasa Indonesianya adalah Pulau Boneka, terletak di atas sungai, di kawasan Xochimilco. Jaraknya hanya 35 menit dari pusat kota. Pulau ini masuk ke dalam lima tempat paling menyeramkan di bumi, versi BBC Travel.

Pulau Boneka tidaklah luas. Tidak ada satu pun penduduk yang tinggal di sana. Jika pergi ke sana kamu hanya akan menemukan pepohonan saja. Tapi tunggu dulu! Perhatikan baik-baik pepohonannya! Banyak boneka digantung di sana. Parahnya lagi tidak ada lucu-lucunya sama sekali, malah menambah kesan horror saja.

Keberadaan boneka-boneka itu bukan tanpa alasan. Konon puluhan tahun lalu, seorang gadis kecil tewas tenggelam di dekat pulau itu karena tidak bisa berenang. Usai peristiwa itu, sang penjaga pulau, Don Julian Santana Barrera mulai digentayangi arwah gadis kecil.


Perlahan dia mulai stress dan ketakutan. Tetapi dia punya cara, agar arwah si gadis kecil tenang. Yaitu dengan menggantungkan boneka-boneka di tiap sudut pulau. Menurut mitos, boneka itu  akan menjadi mainannya saat malam tiba. Konon cara itu berhasil,. Don pun terus menggantung boneka di pepohonan hingga jumlahnya menjadi banyak. Meski demikian, bonekanya banyak yang tidak utuh. Ada yang hanya kepala, atau bagian-bagian tubuh tertentu yang menggantung, seperti kaki dan tangan saja. Rumah Don, satu-satunya rumah di Isla de las Munecas, juga dihiasi banyak boneka. Tahun 2001 silam, Don ditemukan tewas tenggelam di tempat yang sama dengan lokasi tewasnya gadis kecil dulu.

Kini, Banyak turis yang datang datang berkunjung ke Pulau Boneka untuk melihat langsung, kengerian di sana. Sering kali mereka juga membawa boneka untuk menenangkan arwah si gadis kecil. Menurut pengakuan masyarakat di sekitar pulau, konon sering terjadi hal-hal menyeramkan di sana. Ada yang mengaku pernah melihat anak kecil tengah bermain-main dengan boneka, Ada pula yang mengaku pernah mendengar bisikan dari boneka-boneka di sana. Bagaimana? Masih berani datang?
Share:

Wisata Ke Sentra Pembuat Shuttlecock Yang Melegenda

Shuttlecock atau di Indonesia biasa di sebut "kok" saja adalah salah satu elemen terpenting dalam olahraga bulutangkis. Kok berfungsi sama seperti bola dalam olahraga tenis yaitu sebagai bola yang dipukul atlet dengan berbagai macam tehnik pukulan menggunakan raket ke bidang permainan lawan melampaui net.

Berkaitan dengan hal tersebut, Djarum Badminton akan bercerita sedikit tentang satu daerah di Indonesia yang telah lama dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki sentra produksi kok.
Kabupaten Tegal Propinsi Jawa Tengah, selain dikenal sebagai "eksportir" warung makan ke berbagai wilayah di bumi pertiwi, ternyata juga memiliki beberapa Dusun atau Kampung yang penduduknya mencari penghidupan dari aktifitas sebagai perajin kok. Diantaranya yakni Desa Lawatan, Dusun Serayu Kelurahan Panggung, Desa Dukuh Sampak, Desa Randu Gunting, dan Kalinyamat.
Kampung Lawatan selama ini secara alamiah menjadi sentra pembuatan kerajinan shuttlecock. “Apabila potensi yang ada dikelola dengan baik, otomatis desa itu lebih maju lagi. Produk hasil kerajinan tangan dengan bahan dasar bulu unggas khas Lawatan telah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia,” terangnya. Dengan kondisi sekarang ini Desa Lawatan bisa dikembangkan menjadi salah satu kampung wisata industri yang berbasis pembuatan shuttlecock. Dia mengatakan, jumlah perusahaan besar yang memproduksi shuttlecock ada sekitar 15, untuk tingkat menengah ada sekitar 50 rumah produksi, sedangkan untuk kelas kecil mencapai 50 rumah produksi.
Perbedaan kelas tersebut berdasarkan jumlah produksinya per bulan. Apabila pengusaha besar dalam satu bulan bisa menyelesaikan hingga 8.000 slop per bulan. Kelas menengah rata-rata mampu memproduksi shuttlecock antara 1.500 slop sampai 2.500 slop per bulan, sedangkan pengusaha kecil hanya mampu memproduksi sekitar 500 slop per bulan. “Dengan melihat potensi yang ada, sebenarnya Lawatan bisa dijadikan sebagai kampung wisata industri, sehingga bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mengangkat nama Kabupaten Tegal,” katanya.

Share:

Wisata Keju di Swiss

 

Gruyere, kota kecil ini adalah salah satu distrik di Kanton Fribourg di Swiss yang terkenal dengan pembuatan kejunya.

La Maison du Gruyere (Demonstration Cheese-Dairy), adalah nama tempat di Gruyere yang membuat bakalan membuat rasa penasaran kita tentang bagaimana proses pembuatan keju. Berikut ulasan Liputan6.com ketika mengunjungi area ini beberapa waktu lalu.

Untuk masuk ke dalam La Maison du Gruyere ini, kita cukup membayar tiket 7 CHF (Swiss Frank) atau sekitar Rp 75 ribu plus sebatang keju untuk dicicipi sambil menghilangkan rasa penasaran kita bagaimana membuat keju disini.

Di dapur setengah tradisional ini, setiap pengunjung bebas berkeliling sendiri mengamati aktifitas pembuatan keju hingga masuk ke gudang keju. Tidak ada satu orangpun pemandu yang menemani berkeliling. Tapi tenang, setiap pengunjung yang masuk akan diberikan satu buah headset untuk menjadi pemandu kita selama berkeliling. Bentuknya seperti remote control yang nanti akan menjelaskan setiap keterangan yang ada pada gambar, video, tulisan, serta alat alat yang digunakan dalam proses pembuatan keju ini.

Jelas, setelah melengang keluar dari museum ini, Anda akan menyadari bahwa meski keju di masa kini sudah diproses secara modern, namun tetap tidak semudah seperti kita menggigitnya.

Bagi yang ingin menikmati santap siang atau makan malam, di samping dapur keju ini, terdapat restoran yang menyediakan beragam makanan berbahan utama keju. Di situ juga terdapat berbagai souvenir khas Gruyere.
Share:

Warso Farm, Surganya Pecinta Durian


Warso Farm merupakan salah satu objek wisata buah durian yang sangat terkenal di Bogor. Lokasinya terletak di Desa Cihedeung kecamatan Cipelang kabupaten Bogor. Dilahan perkebunan seluas 8,5 hektar ini terdapat 900 an pohon buah durian yang terdiri dari 19 jenis dan 7 varietas unggul seperti Monthong, Lay, Petruk, Sunan, Si Mas, Tembaga. Sisa lahan lainnya di tanami dengan berbagai macam buah seperti buah naga, nangkaa dan jambu monyet.

Di sini tersedia tempat bagi para pengunjung yang ingin membeli buah durian dan aneka makanan olahan durian untuk oleh-oleh. Waktu yang tepat bagi anda yang ingin mengunjungi Warso Farm adalah saat musim durian, yaitu mulai bulan Desember – Mei. Dan puncaknya musim durian adalah bulan januari-maret. Tempat ini selalu ramai di datangi oleh pengunjung. jam bukanya adalah pukul 7 pagi hingga 7 malam.

Untuk masuk ke tempat ini tidak dipungut biaya/tiket masuk, hanya saja pengunjung perlu membawa uang cukup untuk menikmati segala macam olahan durian, atau bahkan mencoba buah duriannya langsung.

Selain ada kebun durian, disini juga ada wahana mini untuk pengunjung yang membawa anak-anak mereka. Dan kebun ini juga menyediakan balai pertemuan yang berkapasitas 90 orang. Untuk menuju lokasi ini, pengunjung dapat menempuh melalui dua jalur. Jalur pertama adalah cihideung, jalaur ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum dari arah kota Bogor. Sedangkan jalur kedua melalui pasar Caringin. Jalur kedua dapat ditempuh oleh merea penggemar durian yang berdomisili Jakarta.


Yuk bagi penggemar durian jangan lupa mampir ke Warso Farm jika kalian sedang berada di Bogor..
Share:

Definition List

Unordered List

Support