This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 31 Oktober 2019

THE MAJESTIC OF GANDRUNG SEWU 2019, KEMEGAHAN PANJI-PANJI SUNANGKARA DIBAWAKAN OLEH 1300 PENARI





Gandrung Sewu 2019 kembali digelar pada Sabtu, 12 Oktober
2019 lalu. Ini merupakan pertunjukan yang ke 9 sejak digelar pertama kali pada
2012 silam. Gandrung Sewu adalah agenda wisata tahunan Banyuwangi Festival, memang selalu ditunggu-tunggu penampilannya.








Seribu penari berkolaborasi dalam Gandrung Sewu 2019 Panji-Panji Sunangkara (via Instagram)

Sendratari kolosal yang melibatkan
Share:

Rabu, 30 Oktober 2019

PANTAI BOOM MARINA BANYUWANGI, ANTARA PAMOR MASA LALU DAN PESONA MASA KINI





Pantai Boom Marina Boom menjadi ikon wisata baru di kota Banyuwangi. Letaknya yang dekat dengan pusat kota Banyuwangi, membuat siapa pun mudah mencapainya. Kemudahan ini didukung adanya beberapa alternatif jalan menuju pantai, sehingga makin menggoda orang untuk kemari. Apalagi lagi tiket masuknya terbilang murah meriah. Cucoklah buat jalan-jalan pagi maupun ngabuburit, dan pastinya wajib
Share:

Sabtu, 19 Oktober 2019

Sensasi Main Film Lord of The Rings Bisa Kamu Rasakan Di sini

Hai sahabat pesdu... Kali ini aku mau ngasih recommend wisata yang seru dan tentunya bikin kamu rileks nih... Tahu film Lord of The Rings kan? Film bergenre fantasi yang disutradarai oleh Peter Jackson ini, menceritakan tentang seorang raja kegelapan Sauron yang mencari cincin yang ditemukan oleh hobbit muda bernama  Frodo Baggins. Film ini dirilis pada 19 Desember 2001.

Sekarang, pasti sahabat  bertanya-tanya, Apa hubungan film Lord of  The Rings sama rencana wisata? Tenang, ada hubungannya koq. Dalam film tersebut, ada salah satu adegan yang mengambil latar tempat di sebuah hutan bernama Fangorn. Jika sahabat pesdu ingin merasakan suasana hutan seperti yang ada di film tersebut, gak usah jauh-jauh ke Selandia Baru. Karena di Indonesia tepatnya di desa Benculuk, kecamatan Cluring, Banyuwangi juga ada hutan yang hampir mirip dengan Hutan Fangorn, namanya Hutan De Djawatan.

dokumen sudut.in

Hutan yang dulunya menjadi tempat penimbunan kayu ini, memiliki luas 6 hektar dan terdiri dari pohon trembesi yang telah berumur 100 tahun lebih. Hutan ini merupakan kawasan milik Perhutani dan dikelola bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

Banyak spot foto yang telah disediakan oleh pengelola di dalam Hutan De Djawatan, diantaranya terdapat dua tempat foto yang dibangun di atas pohon dan terdapat juga beberapa truk bekas yang bisa digunakan sebagai spot foto kekinian dan tentunya instagramable.

Jika sahabat pesdu ingin main kesini, jangan lupa pake lotion anti nyamuk ya... Tentunya di dalam hutan banyak serangga apalagi nyamuk yang siap nyedot (hihihi). Dan untuk bisa masuk area Hutan, sahabat cukup dikenakan biaya tiket sebesar Rp 2.000, dengan fasilitas 3 toilet dan juga Mushalla. Happy Vacation Sahabat Pesdu...
Share:

Minggu, 13 Oktober 2019

Spot Instagenic ala Korea Selatan di Gunungkidul



Ada yang baru dan lagi hits di jogja nih. Tepatnya di hutan pembibitan jati unggul nusantara (JUN) atau yang lebih dikenal sebagai hutan jati banyusoco, playen, gunung kidul, yogyakarta. Tempat ini viral di media sosial sebab keindahannya ketika musim kemarau tiba.

Tanaman jati mempertahankan hidupnya dengan cara meranggas. Daun-daun kering berjatuhan membuat kawasan hutan bak tengah mengalami musim gugur di negara yang memiliki 4 musim.

Para pengunjung mengibaratkan mereka tengah berlibur di korea selatan. Cukup menyiapkan outfit kece dan pose foto terbaik langsung cekrek dan berikan sentuhan editing sebelum mengupload ke sosial media.
sumber: today.line.me
Hutan jati banyusoco berjarak sekitar 45 kilometer di sebelah tenggara pusat kota yogyakarta. Perlu waktu sekitar 1 jam 30 menit dari pusat kota untuk bisa sampai ke sini.

Penataan pohon yang rapi membuat keindahan hutan jati banyusoco sering dijadikan sebagai lokasi prewedding. kamu tidak akan dipungut biaya untuk bisa berswafoto di sini. Karena hutan jati banyusoco bukanlah destinasi wisata.

Oh iya tidak Cuma saat musim kemarau saja hutan jati banyusoco menarik dikunjungi. Saat musim hujan kalian bisa menikmati keindahan hutan ini yang didominasi warna hijau pada daunnya.
 
sumber: insta.orenya.com
 

Sumber: https://www.msn.com/id-id/travel/ideperjalanan/hutan-jati-banyusoco-di-gunungkidul-spot-instagenic-ala-korea-selatan/ar-AAHGvse?ocid=wispr
Share:

Kamis, 03 Oktober 2019

KUY JELAJAHI ALAS PURWO, JANGAN SAMPAI MELEWATKAN SPOT CANTIK INI




Banyuwangi beruntung dikelilingi tiga taman nasional, bahkan dua diantaranya berada dalam wilayahnya. Salah satu taman nasional yang wajib dikunjungi saat kamu traveling ke Banyuwangi adalah Alas Purwo. Mengapa? Ada beberapa alasan mengapa Alas Purwo yang berada di wilayah selatan ini harus masuk list rencana perjalananmu selama di Banyuwangi.



Pantai Pancur di kawasan Alas Purwo.


Pertama,
Share:

Sabtu, 27 Juli 2019

BEC 2019 THE KINGDOM OF BLAMBANGAN VISUALISASI KEJAYAAN KERAJAAN BLAMBANGAN






Banyuwangi Ethno Carnival 2019 berlangsung pada Sabtu, 27
Juli 2019 yang merupakan karnaval yang kesembilan sejak digelar pertama kali
pada 2011 silam.



BEC adalah karnaval tematik yang merepresentasikan kekayaan
adat budaya etnik khas Banyuwangi. Setiap tahun BEC selalu menampilkan tema berbeda
yang digali dari khasanah kebudayaan lokal, ini yang membedakan BEC dengan
karnaval sejenis.

Share:

Sabtu, 22 Juni 2019

Yuk Berwisata ke Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Bagi Sahabat yang sedang berencana melakukan pelesiran ke Wonosobo jangan sampai terlewatkan dengan Curug Sikarim. Kawasan wisata air terjun /Curug Sikarim yang terletak di Dataran Tinggi Dieng tidak pernah sepi dengan datangnya pengunjung.

Karena terletak di dataran tinggi Dieng di antara Gunung Bisma dan Gunung Sikunir dengan ketinggian 1800 meter di atas permukaan laut membuat hawa dingin dan kabut menyergap kawasan yang hanya berjarak kurang dari 2 kilometer dari Desa Sembungan yakni desa tertinggi di Pulau Jawa.
photo by : ulinulin.com

Sahabat akan melihat pohon pakis tumbuh subur menjulang, tebing-tebing berpinggir beragam tanaman, tanaman kacang tanah, pisang, seledri, bawang pre menghampar di pinggir jalan menuju air terjun. Jika Sahabat beruntung, Kalian bisa melihat hiburan dangdut sebagai daya tarik kesenian yang merakyat yang diselenggarakan oleh Kelompok Sadar Wisata Curug Sikarim saat musim libur panjang datang.

Untuk sampai ke Curug Sikarim Sahabat harus menempuh jalan yang menanjak. Belum lama ini jalan menuju Curug Sikarim baru diaspal. Selama libur lebaran 2019 sekitar 800 pengunjung datang ke Curug Sikarim. Tiket masuk dibanderol dengan harga Rp 5000 per orang dan jika terdapat hiburan dangdut dikenai biaya tambahan Rp 5000 per orang.

Rencananya komunitas pengelola Curug Sikarim akan mengembangkan objek wisata alam tersebut dengan membuat 1001 galar atau pakis. Hal ini dilakukan untuk menarik wisatawan.


Tertarik mengunjungi air terjun yang berada di desa tertinggi di Pulau Jawa???
Share:

Definition List

Unordered List

Support